Nusantaraterkini.co, Medan - Wali Kota Medan, Bobby Nasution menanggapi perpindahan Aulia Rahman ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Di mana Bobby merespon dengan nada yang cukup diplomatis, menekankan bahwa keputusan politik adalah hak pribadi setiap individu.
“Untuk urusan politik punya arahan masing-masing,” ucapnya usai acara Kerja Tahun Kota Medan 2024, Sabtu (27/7/2024) dini hari.
Baca Juga : AMPI Undang Gubernur Sumut Bobby Nasution Hadiri Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031
Keputusan Aulia Rachman keluar dari Gerindra tentu meninggalkan dampak signifikan mengingat posisinya yang cukup berpengaruh.
Walikota Medan Bobby Nasutiaon mengatakan, ia bersama Aulia Rachman saat ini masih menjalankan tugas sebagai wali kota dan wakil wali kota Medan.
Baca Juga : Pemprov Sumut Gandeng RS Mata Cicendo Tingkatkan SDM dan Layanan Kesehatan Mata
“Bang Aulia kami di Pemerintah Kota Medan tentunya sampai dengan hari ini menjalankan tugas sebagai wali kota dan wakil wali kota,” tuturnya.
Banyak yang bertanya-tanya apa yang mendorong Aulia untuk mengambil langkah berani ini.
Diketauhi sebelumnya, Alasan utama di balik keputusan tersebut adalah keyakinannya bahwa PSI lebih sejalan dengan visi dan misi politik yang ingin ia capai.
Baca Juga : Pakar Nilai Sanksi Blacklist Lebih Efektif Tekan Politik Uang
Peran Kaesang Pangarep dalam proses ini juga tidak bisa diabaikan pengaruh dan pendekatannya yang bersahabat dianggap berhasil menarik Aulia untuk bergabung.
Dengan bergabungnya Aulia Rachman ke PSI, banyak pihak yang kini menantikan bagaimana kiprahnya di partai baru ini akan berkembang dan apa saja langkah-langkah strategis yang akan ia ambil untuk masa depan politiknya.
(cw3/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Pilkada Tak Langsung Dinilai Curi Kedaulatan Rakyat, Alarm Bahaya bagi Partai Penguasa
