Nusantaraterkini.co,PADANGSIDIMPUAN - Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe membuka dan memukul rebana pertanda dimulainya Festival Qasidah Rebana Klasik III Piala Walikota, di Gedung Nasional, Rabu (3/11/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari
Konfrensi Cabang VI Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU (Nahdlatul Ulama) Kota Padangsidimpuan.
"Fatayat NU memiliki peran penting dalam pembinaan karakter dan pemberdayaan perempuan muda," jelas Walikota, dalam sambutannya.
Baca Juga : Grup Rebana Klasik Remaja Putra Labura Juara 1 FSQ Sumut 2024
Dikatakannya, Pemerintah Kota Padangsidimpuan sangat mendukung kegiatan yang memperkuat nilai keagamaan, sekaligus melestarikan seni budaya Islam seperti qasidah rebana.
"Kegiatan Festival Qasidah Rebana klasik ini. Untuk mempererat silahturahmi, semoga Festival ini berjalan dengan lancar," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kota Padangsidimpuan Erlina Sari Harahap mengatakan, sudah melaksanakan berbagai kegiatan sesuai AD/ART, sekaligus menjalani kaderisasi di Fatayat NU.
"Alhamdulillah kita sudah membentuk PAC di empat kecamatan, tinggal dua kecamatan lagi. Mohon dukungan dan doanya Pak Wali, agar terbentuk," ujar Erlina Sari Harahap.
Terkait Festival Qasidah Klasik III, sebut Erlina, merupakan sarana dakwah dan edukasi dalam melestarikan warisan budaya.
Baca Juga : Presma Nahdlatul Ulama Sumut Munawar Kholil Ajak Mahasiswa Kembali Berperan pada Gerakan Sosial
"Fatayat NU memiliki tanggung jawab yang besar untuk memperjuangkan hak dasar perempuan, memnerdayakan di berbagai bidang," jelas Erlina Sari Harahap.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Padangsidimpuan, Misbahuddin Nasution, menyampaikan, Fatayat NU merupakan pilar penting dalam kaderisasi perempuan di NU.
Ia berharap hasil Konfercab ini dapat memperkuat barisan organisasi dalam memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
(Ron/Nusantaraterkini.co)
