Nusantaraterkini.co - Jenis kanker yang paling banyak ditemukan pada perempuan adalah kanker serviks dan payudara. Per tahun, ada lebih dari 40 ribu kasus baru kanker teridentifikasi. Bahkan, sudah banyak kasus ditemukan pada stadium lanjut yang sulit untuk pulih.
Oleh karena itu, pemerintah mengupayakan dalam meningkatkan cakupan vaksinasi dalam program.
Program vaksinasi HPV diperluas dari semula ditargetkan hanya siswa SD di kelas 5 dan 6, kini mereka yang berusia 15 tahun pun telah ditargetkan mendapatkan vaksinasi HPV.
Baca Juga : Cegah Risiko Penularan, 900 Tenaga Kesehatan RSU Haji Medan Jalani Vaksinasi Campak
"Tahun ini kita akan lalukan untuk semua anak perempuan usia 15 tahun, selain sebelumnya untuk anak SD kelas 5 dan 6," ujarnya disiarkan YouTube Kemenkes RI, Jumat, (23/2/2024), dilansir dari DetikHealth.
Meski banyak permintaan program vaksinasi HPV pada kelompok wanita muda, pemerintah mengaku belum dapat memastikan kapan kemungkinan sasaran diperluas di luar kelompok anak.
Namun, kini pemberian vaksinasi HPV gratis pada wanita muda tengah dikaji.
Baca Juga : DPR Desak Evaluasi Total Program Internship Dokter Usai Wafatnya dr. Myta di Jambi
"Bagaimana dengan misalnya ibu-ibu muda? Kita akan ke sana tapi rencana aksi nasional kita bertahap dulu, ini tidak gampang," tutur dia.
Selain program vaksinasi, pemerintah juga mulai memberikan layanan skrining kanker gratis yang bisa diakses di puskesmas. Sayangnya, layanan ini baru bisa dilakukan di sejumlah kota besar.
Target Kemenkes RI, penerapan skrining gratis di seluruh Indonesia terlaksana sebelum 2030.
Baca Juga : Dukung Lomba Provinsi Sumut, Ny Liswati Wesly Silalahi Tinjau Pemeriksaan IVA Test Massal di Siantar Selatan
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Detikcom
