Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Warga Batu Sondat Jaga Portal, Larang Truk CPO Masuk PTPN IV 

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Blokade jalan oleh warga Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk operasional mobil truk CPO milik PTPN IV masih terus berlanjut.
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, MADINA - Blokade jalan oleh warga Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk operasional mobil truk CPO milik PTPN IV masih terus berlanjut. 

Hal itu ditandai dengan masih dijaganya portal oleh warga, Senin (15/7/2024). Blokade ini dilakukan agar mobil truk CPO PTPN IV tidak melintasi desa tersebut.

Aksi penutupan jalan untuk truk CPO ini dilakukan warga sebagai bentuk kekecewaan atas belum dipenuhinya tuntutan terkait kekurangan lahan warga Desa Batu Sondat yang tergabung dalam KUD Setia Abadi.

Baca Juga : Merasa Dicurangi, Warga Desa Batu Sondat Datangi PTPN IV Gelar Aksi Damai

Kapolsek Batahan AKP. M. Dalimunthe yang dikonfirmasi membenarkan informasi itu dan sampai hari ini jalan untuk kendaraan CPO milik PTPN IV masih di tutup dan dijaga sejumlah warga.

”Ya sampai siang ini jalan kendaraan untuk angkutan CPO perusahaan masih di jaga warga, untuk kendaraan biasa saja yang bisa lewat," ungkap Kapolsek lewat pesan singkat WhatsApp, Senin (15/7/2024).

Baca Juga : Ratusan Warga Desa Pidoli Lombang Tutup Jalan, Desak Kapolres Tangkap Pelaku Rudapaksa

Sedangkan Camat Batahan, Sukiman dalam menyikapi aksi warga desa Batu Sondat ini mengaku pihaknya terus berupaya menjembatani penyelesaian masalah antara pihak KUD dengan Perusahaan.

”Untuk penyetopan kendaraan pengangkut CPO perusahaan perkebunan PTPN IV hari ini masih berjalan sesuai laporan yang di terima, namun kondisinya masih aman-aman saja,” ujar mantan Camat Sinunukan tersebut

Bahkan Sukiman pun menuturkan, upaya pertemuan antara KUD Setia Abadi dengan Perusahaan PTPN IV sudah ada, namun karena pimpinan perusahaan masih di Jakarta, pertemuan yang rencananya berlangsung di medan masih tertunda menunggu waktu dari perusahaan.

Baca Juga : Diwariskan dari Sang Ayah, Presiden Prabowo Sandang Marga Rangkuti

“Pertemuan antara kedua belah pihak sudah ada, hanya menunggu waktu pimpinan perusahaan yang masih di Jakarta,” pungkasnya. 

(MRA/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Pemkab Madina Raih WTP Keempat Secara Berturut