Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Warga Samosir Keluhkan Adanya Fasilitas Waterfroncity yang Rusak

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Juita Sinuhaji
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Seorang warga terlihat sedang berolahraga di seputaran Waterfrontcity di Samosir, Rabu (17/9/2025). (Foto: Juita Sinuhaji/nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, SAMOSIRPulau Samosir setiap sudut memancarkan keindahan dan panoramanya, sehingga mengajak untuk berlama-lama di tepi Danau Toba sembari memandang lembah-lembah perbukitan yang menjulang yang diselimuti embun pagi.

Pagi ini di sekitaran kawasan Waterfroncity Pangururan langit begitu cerah, terasa begitu damai dan sejuk. Tak heran, warga maupun pengunjung selalu memiliki cara sendiri untuk bersatu dengan alam.

Mereka terlihat bersantai menikmati secangkir kopi bersama keluarga di tepi Danau, joging, menyuci di Danau dan aktivitas para fotografer serta orang yang sedang olah raga pagi.

Namun di balik panorama perbukitan dan lembah yang indah, ditemukan fasilitas umum seperti papan track hilang satu persatu, terhitung 20 kurang lebih papan lepas, sehingga mengurangi estetika dari Waterfroncity.

Baca Juga : Satu Rumah Panggung di Tomok Samosir Hangus Dilalap Si Jago Merah

Waterfroncity merupakan fasilitas dari pemerintah yang kini menjadi destinasi baru di Samosir. Warga maupun pengunjung kerap kali menghabiskan waktu untuk olah raga maupun menikmati Danau Toba, malamnya wisatawan menonton air mancur menari.

Bahkan kerap kali adanya kotoran hewan di sekitaran Waterfroncity, sehingga warga yang sedang olah raga maupun wisatawa terganggu. Mereka menilai, pengelola seharusnya melakukan pemeliharaan dengan bijak karena dana pembangunnya yang besar dan pendapatan dari air mancur menari juga tergolong selalu ramai.

Salah satu warga yang berolahraga SA Simbolon mengungkapkan, setiap pagi ia selalu berolahraga di sepanjang Waterfroncity Pangururan seluas 6,4 hektar.

"Setiap pagi saya selalu berolah raga di kawasan di Waterfroncity, view alamnya begitu indah dan menakjubkan, vibesnya sangat berbeda ketika joging sore hari," ucapnya, Rabu (17/9/2025).

Baca Juga : Warga Samosir Nikmati Senam Sehat di Tepi Danau Toba

Tapi dia resah melihat papan joging track mulai berlepasan, sampah dan kotoran hewan.

"Watefroncity ini dulu di bangun sangat bagus, biaya pembangunan juga besar namun sangat disayangkan penataan dan pemeliharaan kurang diperhatikan," ungkapnya.

Ia juga menyangkan tempat wisata sebagus Samosir tidak dipelihara dengan maksimal, padahal menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

"Padahal objek wisata ini tinggi peminat dan alamnya sangat bagus, bahkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat mulai dari yang berjualan kopi di tepi Danau, penyedia jasa skuter, resto, rumah makan, homestay, hotel dan lainnya," tambahnya.

Baca Juga : Junjung Solidaritas, Satlantas Polres Samosir Ulurkan Tangan ke Korban Kecelakaan

Sebagai warga yang tinggal di Samosir, ia mengajak seluruh masyarakat, terkhusus pengelola Watefroncity maupun wisatawan untuk menjaga kebersihan dan fasilitas yang tersedia.

"Marilah kita sebagai warga Samosir menjaga fasilitas dan menjaga kebersihan kampung kita, terkhusus pengelola Waterfroncity untuk segera membenahi fasilitas papan track dan tetap melakukan pemeliharaan dengan maksimal. Begitu juga untuk pengunjung agar tetap menjaga kebersihan, kenyamanan, ketenangan dan serta menjaga dengan baik fasilitas yang tersedia," tutupnya.

(Jas/Nusantaraterkini.co)