Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal sebagai Whoosh, hingga Selasa (14/4/2026) tercatat telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang.
Hal ini menandai pertumbuhan yang stabil dalam kapasitas operasional dan kualitas layanan, demikian menurut operator kereta cepat tersebut, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Baca Juga : Penumpang Whoosh Naik 30 Persen Saat Nataru, Tembus 24 Ribu Orang per Hari
Kereta cepat yang dibangun melalui kerja sama Indonesia-China ini mencatatkan jumlah penumpang harian tertinggi sebanyak 26.770 orang, dengan tingkat keterisian tertinggi mencapai 99,64 persen, ungkap KCIC.
Baca Juga : Whoosh Catat Lonjakan Penumpang Wisman 65 Persen pada Januari hingga Oktober 2025, Malaysia Terbanyak
KCIC juga menyebutkan, komposisi penumpang terus meningkat, dengan jumlah pelancong mancanegara yang bertambah. Lebih dari 760.000 perjalanan pelancong mancanegara telah dilayani, menyoroti semakin pentingnya peran kereta cepat tersebut dalam memfasilitasi pertukaran regional dan menggenjot pariwisata.
KCIC mengatakan, proyek kereta cepat tersebut telah memasuki fase pertumbuhan pesat dari tahap pascapeluncuran awalnya, dengan total jumlah penumpang telah menembus 10 juta orang. Efisiensi transportasi, standar layanan, dan pengenalan merek mengalami peningkatan secara menyeluruh.
Seiring dengan dampak jaringan kereta cepat yang terus meluas, layanan ini mempersingkat waktu tempuh antarkota di sepanjang rutenya secara signifikan, meningkatkan konektivitas regional dan pembangunan yang terkoordinasi, ungkap KCIC.
Diluncurkan pada 17 Oktober 2023, jalur kereta sepanjang 142,3 km ini beroperasi dengan kecepatan maksimum 350 km per jam. Kehadirannya memangkas waktu tempuh antara Jakarta dan Bandung dari tiga jam lebih menjadi hanya 46 menit, menawarkan opsi perjalanan yang cepat dan nyaman bagi masyarakat.
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
