Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wilayah Barat Nias Diguncang Gempa Bumi Tektonik M5,7, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Titik koordinat gempa bumi M5,7 Nias. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, Sumatera Utara (Sumut) diguncang gempa tektonik, Sabtu (20/7/2024) pukul 19.05 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo (M) 5,4.

Baca Juga : Gempa M 4,5 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Blangkejeren

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyampaikan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,15° LU ; 96,51° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 139 Km arah Barat Daya Nias, pada kedalaman 10 km.

 

Baca Juga : Gunung Sorik Marapi Waspada, Warga Dilarang Mendekat Radius 1,5 Kilometer

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan di luar zona subduksi (outer rise zone)," ungkapnya.

Daryono menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun-geser (normal-oblique).

Baca Juga : Gempa Magnitudo 4.3 Guncang Bener Meriah, Getaran Terasa hingga Takengon

 

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini berpotensi menimbulkan guncangan di daerah Sirombu, Nias Barat, Afulu, Lahewa, Nias Utara dengan skala intensitas III MMI, yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah/terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Baca Juga : Mahasiswa Madina di Yogyakarta Kritik Respons Bupati Soal Aksi di Pantai Barat

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," pungkasnya.

 

(zie/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Ketua DPRD Madina Terima Perwakilan Tokoh Pantai Barat, Adukan Berbelitnya Permasalahan Plasma