Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wujudkan Generasi Unggul, MPR: Peningkatan Kompetensi Guru Harus Konsisten

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Wujudkan Generasi Unggul, MPR: Peningkatan Kompetensi Guru Harus Konsisten  

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Fraksi NasDem Lestari Moerdijat mengatakan, pengembangan kompetensi guru harus konsisten menjadi prioritas dalam upaya memperbaiki sistem pendidikan yang ditargetkan menghasilkan generasi yang unggul di masa datang.

Baca Juga : Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Harap USU Terus Produktif Melahirkan Generasi Unggul

"Target menghasilkan generasi yang unggul di masa datang harus menjadi kepedulian semua pihak, sehingga pemenuhan salah syarat untuk mencapai target itu, seperti kompetensi guru yang memadai, harus serius diwujudkan," katanya, Minggu (18/2/2024).

Baca Juga : Perbaikan Sistem Pendidikan Menyeluruh Butuh Dukungan Semua Pihak

Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, jumlah guru di Indonesia sekitar 3,1 juta orang, yang terdiri dari 2,5 juta guru sekolah negeri dan 600 ribu guru sekolah swasta. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal, yaitu sekitar 4,2 juta guru.

Selain itu hasil uji kompetensi guru (UKG) sejak 2015 hingga 2021 menunjukkan sekitar 81% guru di Indonesia tidak mencapai nilai minimum. Hasil ujian nasional (UN) tahun 2022 menunjukkan rata-rata nilai guru di Indonesia 54,6 di bawah standar minimal 55.

Baca Juga : Gelar Ulang Final LCC Empat Pilar, Ketua MPR: Juri Independen dan Diawasi Langsung Pimpinan

Menurut Lestari sejumlah catatan tersebut harus segera dijawab dengan langkah nyata agar dampak dari kurangnya kompetensi guru dari standar yang ditetapkan, bisa segera diatasi.

Baca Juga : Plt Sekjen MPR Minta Maaf soal Polemik LCC Empat Pilar di Kalbar

Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat diperlukan langkah strategis untuk mewujudkan kompetensi guru yang diharapkan, karena waktu terus berjalan menuju Indonesia Emas 2045 yang diharapkan melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul.

"Para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, harus mampu membangun kolaborasi yang kuat melalui sejumlah kebijakan yang mendorong terwujudnya  guru yang berkualitas," tegasnya.

Anggota Komisi X DPR itu berharap target generasi unggul pada Indonesia Emas 2045 dapat dicapai melalui komitmen kuat dan kerja bersama seluruh anak bangsa dalam proses pembangunan nasional yang lebih baik.

(cw1/nusantaraterkini.co)