Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Zita Anjani Sebut 3 Poin Solusi Penanganan Kualitas Udara Jakarta

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ukuran Huruf
A A Sedang

Isu kualitas udara dan lingkungan di Jakarta turut menjadi perbincangan.

Nusantaraterkini.co - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani membagikan beberapa poin penting penanganan kualitas udara dan lingkungan di Jakarta yang menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). 

Zita memaparkan tiga poin penting yang harus menjadi perhatian dalam penanganan kualitas udara di Jakarta. Pertama, revitalisasi trotoar jalan.

Baca Juga : Karyawan Transjakarta Korban Pelecehan Seksual Diminta Berani Lapor Polisi

"Pertama, revitalisasi trotoar jalan. Ini harus perlahan-lahan kita realisasikan. Banyak yang bilang, warga Jakarta malas jalan kaki, nggak bener itu menurut saya. Faktanya, trotoar dan jalan pedestrian kita di beberapa wilayah masih banyak yang kurang proper. Kalau bisa, kita buat lebih banyak seperti yang di Sudirman Thamrin," ujar Zita dalam keterangannya, Kamis, (1/1/2024).

Kedua, diperlukan optimalisasi transportasi umum di Jakarta.

"TJ, MRT, LRT, dan Commuter Line kita tuh udah bagus, tapi armadanya perlu kita tambahkan lagi. Fasilitas dan operasionalnya juga perlu ditingkatkan. Jangan sampe warga pulang kerja capek-capek harus berdesak-desakan lagi di transportasi umum," sambungnya.

Baca Juga : Postingan Zita Anjani Bikin Warganet Kecewa, Anak Zulhas Diklaim Riya

Ketiga, Zita meminta partisipasi masyarakat untuk beralih dari kendaraan BBM menuju kendaraan listrik.

"Pemerintah kan sudah memberikan insentif untuk konversi sepeda motor. Nah, itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sosialisasi insentif ini juga harus menyeluruh. Saya yakin banyak warga yang masih belum tahu juga soal insentif ini," ujar Zita.

Awal tahun 2023, kata Zita, Pemprov DKI bersama Dinas LHK telah menambahkan 9 unit baru Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU). Ia berharap dengan hadirnya fasilitas ini, dapat memperoleh data yang lebih akurat mengenai kualitas udara Jakarta.

Baca Juga : Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Bungkam Oman 3-0, Tembus Posisi 118 Dunia Menggusur Korea Utara

"Semakin akurat datanya, semakin tajam basis data kita dalam pembuatan kebijakan dan evaluasinya," pungkas Zita.

(Ann/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 614,5 Gram Sabu Asal Aceh di Banyuasin