Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Zita Anjani Semakin Dikecam Emak-emak, Usai Pamer Starbucks di Makkah

Editor :  Aby
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Zita Anjani Semakin Dikecam Emak-emak, Usai Pamer Starbucks di Makkah
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co - Imbas postingan Instagramnya yang pamer produk minuman pro Israel di depan Kabah, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani dikecam warganet.

Namun, tak berselang lama Anak Zulkifli Hasan itu langsung buka suara memberikan klarifikasi terkait unggahannya tersebut.

Baca Juga : GrabMart Meningkat, Pedagang Pasang Promo untuk Tingkatkan Rating Toko

Dalam klarifikasinya Zita Anjani malah balik mencibir orang-orang yang berkomentar negatif terhadapnya. 

Baca Juga : Legislator Harap uu pariwisata atasi kebocoran ekonomi nasional

Ia lantas menantang orang-orang agar tak tebang pilih memboikot produk pro Israel.

"Sibuk huru-hara cuma karena satu brand, padahal masih banyak yang harus diperhatiin kalo emang mau full support," tulis Zita Anjani.

Baca Juga : Raih Kemenangan, Pelatih Malaysia Sebut Timnya Masih Banyak Kelemahan

"Coba cek di rumah, masih ada engggak barang-barang yang harusnya kalian teriakkan boikot juga? Padahal dalam Islam sendiri sudah jelas, mana yang haram dan halal dikonsumsi," imbuhnya.

Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan 

Politisi yang digadang-gadang bakal mencalonkan diri sebagai gubernur ini menyebut bahwa masih banyak barang-barang di sekitar kita yang masih pro Israel. 

Misalnya saja sabun, pakaian, ponsel, bahkan sosial media.

Baca Juga : Diwariskan dari Sang Ayah, Presiden Prabowo Sandang Marga Rangkuti

"Jangan nanggung kalau mau support Palestina. Sekalian aja tuh ganti semua brand yang biasa kalian pakai. Jadi pakai produk lokal semua, gimana? Buat perubahan lewat jalur ekonomi bukan sekadar komentar penuh emosi," kata Zita Anjani.

Baca Juga : KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Pemerasan di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

"Nge-boikot satu brand karena ikut-ikutan enggak bikin kalian semua jadi paling keren. Coba dong terapin juga ke kehidupan kalian sehari-hari," tandasnya.

Alih-alih dipuji, klarifikasi Zita Anjani semakin mendapatkan hujatan hingga disebut bukan orang intelektual.

"Cara Anda dalam merespons netizen hasil tingkah Anda sendiri sangat norak. Apa hubungannya boikot dengan keren-kerenan? Orang boikot bukan soal keren-kerenan. Situ belajar Islam di mana?" tulis komentar salah satu warganet. 

"Konsepnya enggak gitu. Ini mah namanya ngeles. Anda posting brand yang lagi diboikot aja udah salah. Salahnya di mana? Posting sama dengan promosi. Semua orang berusaha boikot sedikit-sedikit. Bukan caper posting habis itu ngeles," timpal warganet lainnya.

"Kalau dari cara ngomongnya sih bukan orang intelektual. Biasanya jalur dalam beginian mah. Mending terkenal jalur prestasi," sambung warganet berbeda.

(Sav/nusantaraterkini.co)

Sumber: Suara.com