Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (4/12/2024) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,82% atau naik 130,74 poin ke level 7.326,76 di pasar spot.
Menanggapi hal tersebut Analis Pasar yang juga Direktur PT Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus melihat, kenaikan IHSG ini lebih ke arah technical rebound saja.
Baca Juga : IHSG Hari Ini Melonjak 1,28 Persen ke Level 6.205, Saham Perbankan dan Energi Jadi Penggerak Utama
Sebab, IHSG sudah tertekan cukup lama dan mendekati bulan desember ada fenomena windres.
“Asing juga sudah mulai kembali masuk, meskipun jumlahnya belum signifikan,” ujarnya.
Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Terbatas, Simak Faktor Penggerak Pasar Awal Juni 2026
Untuk Kamis (5/12), IHSG diperkirakan masih akan melanjutkan penguatan dengan pergerakan di sekitar 7.230-7.360.
William merekomendasikan buy on weakness untuk MAPI, TINS, dan BRIS dengan target harga masing-masing Rp 1.600 per saham, Rp 1.280 per saham, dan Rp 3.200 per saham.
BACA: IHSG Naik 107,502 Poin ke Level 7.303,519 di Perdagangan Rabu (4/12/2024) Siang Ini
Baca Juga : IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.000/Dolar AS, DPR Minta Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, secara teknikal, IHSG membentuk pola white marubozu yang mengindikasikan momentum bullish. Hal itu diperkuat dengan pelebaran positive slope pada MACD dan pergerakan naik pada stochastic RSI.
“Rebound lanjutan dari saham-saham big bank berhasil menopang IHSG untuk ditutup menguat pada perdagangan Rabu (4/12),” ujarnya dalam riset yang diterima Kontan, Rabu (4/12).
Baca Juga : IHSG Anjlok 8,69% dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp922 Triliun
Penguatan tersebut diperkirakan masih akan berlanjut seiring dengan optimisme pasar yang semakin kuat. Sentimen itu bakal ditambah dengan faktor seasonality terkait window dressing.
BACA: IHSG Bertengger di Zona Hijau Naik 8,77 Poin ke Level 7.204,79 di Perdagangan Rabu (4/12/2024)
“Sentimen pasar juga semakin positif, terutama dengan antusiasme investor menjelang listing AADI di bursa pada Kamis (5/12),” paparnya.
Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpotensi Tertekan, Analis Soroti Support Kritis dan Pilihan Saham Menarik
Pasar juga akan fokus pada rilis data dari beberapa negara di kawasan Eropa, seperti Jerman, Inggris, dan negara-negara lainnya, yang akan mengumumkan angka Construction PMI.
Secara keseluruhan, angka Construction PMI di berbagai negara diperkirakan masih akan berada di bawah level ekspansi (<50). Hal itu mencerminkan bahwa sektor konstruksi belum sepenuhnya pulih.
“Selain itu, pada hari yang sama, kawasan Euro akan merilis data penjualan ritel bulan Oktober, dengan proyeksi penurunan ke level 2,50% year on year (YoY) dari 2,90% YoY pada bulan September,” paparnya.
Baca Juga : IHSG Diproyeksi Masih Tertekan, Investor Waspadai Risiko Ekonomi dan Aksi Jual Asing
Valdy pun melihat, IHSG pada perdagangan Kamis (5/12) akan bergerak di level support 7.325 dan resistance 7.375, dengan pivot di level 7.350.
Untuk saham yang bisa diperhatikan investor pada perdagangan hari ini adalah ANTM, ACES, MEDC, AMRT, ELSA, dan BRIS.
(nusantaraterkini.co/win)
