Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bendera One Piece Berkibar di Aksi Protes Warga Pati

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bendera One Piece berkibar saat demo di depan kantor Bupati Pati, Rabu (13/8/2025). (Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan)
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, PATI – Suasana depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025), dipenuhi lautan bendera merah putih. Namun di tengah kerumunan, ada satu bendera yang mencuri perhatian: bendera bajak laut dari serial manga One Piece.

Bagi penggemar, bendera itu bukan sekadar simbol hiburan. Dalam cerita One Piece, bendera tersebut melambangkan semangat menolak aturan yang menindas, sekaligus memperjuangkan kebebasan. Makna itu rupanya dirasa selaras dengan pesan aksi yang digelar hari itu.

Baca Juga : Kibarkan Bendera One Piece di Ruang Sidang Pengadilan Militer Medan, Seorang Pria Dipukuli Oknum TNI Berseragam

Aksi protes ini diorganisir oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu sebagai respons atas kebijakan Bupati Pati, Sudewo, yang sebelumnya menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. 

Meski kebijakan itu akhirnya dibatalkan, massa tetap turun ke jalan dengan tuntutan baru: mendesak Sudewo mundur dari jabatannya.

Salah satu peserta aksi, Retno (57), yang sehari-hari berjualan roti, mengaku rela meninggalkan pekerjaannya selama dua hari. Bahkan, ia membawa roti hasil tangannya untuk dibagikan kepada para demonstran.

"Saya nggak bikin roti, nggak jualan, karena mau ikut demo. Tujuannya jelas, melengserkan bupati yang arogan,” ujar Retno tegas.

Retno datang bersama dua anak dan keponakannya, yang juga sengaja meninggalkan pekerjaan demi ikut bersuara.

Menanggapi gelombang protes ini, Bupati Pati Sudewo menyampaikan permintaan maaf. Ia mengakui masih banyak kekurangan di awal masa pemerintahannya.

"Saya harus banyak belajar, banyak berguru. Segala masukan akan saya dengarkan untuk memperbaiki dan membenahi Kabupaten Pati,” kata Sudewo.

(Dra/nusantaraterkini.co).