Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bobby Nasution Minta Kehadiran Perwakilan LPS Tingkatkan Kepercayaan Nasabah dan Stabilitas Perbankan

Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Sumut Bobby Nasution menghadiri pengukuhan Kepala Kantor LPS I Medan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (4/5/2026).(foto: diskominfo sumut)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.coMEDAN-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan. Ia berharap kehadiran kantor perwakilan LPS di Medan dapat semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat, sehingga nasabah merasa aman menyimpan uang di bank.

 

Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri pengukuhan Kepala Kantor LPS I Medan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (4/5/2026).

Baca Juga : AMPI Undang Gubernur Sumut Bobby Nasution Hadiri Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031

 

“Tugas LPS bukan hanya soal teknis penjaminan saat ada bank yang tidak sanggup lagi, tapi bagaimana memperkenalkan diri melalui program-program yang edukatif. Masyarakat harus tahu bahwa uang mereka aman karena ada LPS yang menjamin,” ujar Bobby Nasution.

 

Baca Juga : Pemprov Sumut Gandeng RS Mata Cicendo Tingkatkan SDM dan Layanan Kesehatan Mata

 

Bobby juga menegaskan bahwa menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan di Sumut tidak dapat dilakukan secara sendiri. Diperlukan kolaborasi antara LPS dengan 33 kabupaten/kota, serta berbagai instansi terkait, dengan pendekatan yang memperhatikan kearifan lokal di masing-masing daerah.

Baca Juga : Berlaku Mulai 1 Juni, LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum 3,5 Persen dan BPR 6 Persen

 

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama industri keuangan. Ia mengibaratkan likuiditas sebagai darah, sementara kepercayaan adalah jantung yang memompanya.

 

Baca Juga : Targetkan Sumut Bebas Pinjol Ilegal, Diskominfo Perkuat Literasi Keuangan Lewat Kolaborasi Strategis LPS

“LPS hadir lebih dekat dan aktif membangun kepercayaan masyarakat. Secara nasional, 99,9% rekening perbankan atau sekitar 677 juta rekening telah terlindungi oleh LPS. Di Sumut sendiri, cakupannya juga mencapai 99,9% dari total 28,78 juta rekening,” papar Farid.

 

Farid juga memaparkan peran strategis Sumut dalam perekonomian nasional. Pada tahun 2025, kontribusi ekonomi Sumut terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 5,19%, tertinggi di Pulau Sumatera. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Sumut hingga Februari 2026 tercatat sebesar Rp340,68 triliun.

Baca Juga : OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Sumut Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global

 

Kepada Kepala Kantor Perwakilan (KPW) LPS I Medan yang baru dikukuhkan, Jimmy Ardianto, Farid berpesan agar menjadikan sinergi sebagai landasan utama kerja. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan sektor perbankan.

 

Baca Juga : Wali Kota Pematangsiantar Hadiri RUPS Tahunan Bank Sumut 2025: Pemegang Saham Sepakat Kejar Kategori KBMI 2

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait syarat penjaminan simpanan, memahami dinamika wilayah Sumatera yang luas, serta menjaga standar pelayanan di tengah perkembangan era digital yang semakin cepat. 

(Emn/Nusantaraterkini.co)