Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

China Buntuti Kapal AS di Laut China Selatan dan Keluarkan Peringatan

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Istimewa
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, BEIJING - China membuntuti dan memperingatkan kapal Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di dekat Kepulauan Paracel, Laut China Selatan pada Jumat (10/5/24).

Juru bicara militer China yakni Tian Junli mengatakan, pihaknya mengorganisir angkatan laut dan udara untuk membuntuti serta memantau kapal itu sesuai hukum dan peraturan.

Dikatakan bahwa kapal perusak USS Halsey yang dilengkapi rudal secara ilegal menyusup ke perairan teritorial China di dekat Kepulauan Xisha, nama China untuk Kepulauan Paracel.

Baca Juga : Waspada Penipuan Catut Nama Bukalapak, Ini Penjelasan Manajemen

“Tindakan Amerika Serikat sangat melanggar kedaulatan dan keamanan China,” tambahnya, dikutip dari kantor berita AFP.

Tian juga menuduh Washington menciptakan risiko keamanan di Laut China Selatan, serta merupakan penghancur terbesar perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.

Adapun Angkatan Laut AS menyatakan, kapalnya menegaskan hak navigasi dan kebebasan di Laut China Selatan dekat Kepulauan Paracel.

Baca Juga : Prabowo Jangan Ganggu Kalau Ogah Kerja Sama, PKS: Pemerintah Cukup Dikontrol

“Pada akhir operasi, USS Halsey keluar dari klaim berlebihan tersebut dan melanjutkan operasi di Laut China Selatan,” ujarnya.

“Klaim maritim yang melanggar hukum dan meluas di Laut China Selatan menimbulkan ancaman serius terhadap kebebasan laut.”