nusantaraterkini.co, MEDAN - Seorang wanita di Iran diduga telah membunuh 11 suami demi memperoleh warisan. Wanita bernama Kolsoum Akbari, dilaporkan melakukan serangkaian pembunuhan selama lebih dari dua dekade.
Kasus ini terungkap pada 2023, setelah penyelidikan menyusul kematian mencurigakan seorang pria lanjut usia, Azizollah Babaei.
Akbari, yang kini berusia akhir 50-an, dituduh melakukan pembunuhan dengan meracuni suami-suaminya sejak tahun 2001. Selama bertahun-tahun, dia diyakini mengonsumsi campuran racun yang terdiri dari obat-obatan diabetes dan obat peningkat gairah seksual, yang kadang-kadang dicampur dengan alkohol industri. Tujuannya adalah untuk melemahkan suaminya secara perlahan, agar dia dapat mengklaim harta warisan serta uang penyelesaian pernikahan.
Baca Juga : Ternyata Gegara Bayar Cicilan HP Motif Pria di Madina Bunuh Paskibra: Pelaku Rampas Motor Korban
Penyelidikan ini dimulai setelah anak Babaei mencurigai kematian mendadak ayahnya dan meminta dilakukan autopsi. Ternyata, keluarga Babaei mulai menemukan kesamaan dalam beberapa kejadian, di mana Akbari diduga juga mencoba meracun pria-pria lain yang sebelumnya menikah dengannya.
Berdasarkan pengakuan para saksi, Akbari terlibat dalam percakapan yang mengarah pada perilaku serupa terhadap suaminya yang lain, termasuk seorang pria yang selamat setelah percobaan peracunan dan akhirnya bercerai darinya.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan fakta-fakta yang semakin memperjelas keterlibatannya dalam kematian sejumlah suami secara mencurigakan.
Baca Juga : ASN di Kejari Binjai Diduga Hamili Pacar: Ngaku Duda, Ternyata Masih Beristri
Akbari kini menghadapi 11 dakwaan pembunuhan tingkat pertama dan satu percobaan pembunuhan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
