Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Driver Ojol Keluhkan Pendapatan Semakin Berkurang Akibat Potongan Aplikasi yang Tinggi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Elvirida Lady Angel
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. (Foto: istockphoto)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN -  Persaingan antar ojek online (ojol) semakin ketat di tengah menurunnya pendapatan para driver.

Salah satu driver ojol Hasibuan, yang ditemui saat mengantar penumpang di Pasar MMTC, Senin (30/9/2024), mengungkapkan keluhannya mengenai sulitnya mencari penghasilan yang layak akibat potongan besar dari aplikasi.

Baca Juga : Sofwan Dedy Ardyanto: Arahan Presiden soal Tarif Ojol Harus Segera Ditindaklanjuti

"Saingan semakin banyak sekarang, jadi makin susah dapat penumpang. Ditambah lagi, potongan dari aplikasi sebesar 20% dari setiap penumpang yang kita dapat, itu lumayan besar. Pendapatan yang sudah kecil jadi semakin sedikit," ujarnya.

Baca Juga : Ekspansi Grab di Medan Diminta Tak Sekadar Bisnis, Rico Waas: Harus Sejalan dengan Kebutuhan Warga dan Kesejahteraan Driver

Menurutnya, dalam sehari, ia hanya mampu mengantongi pendapatan bersih yang jauh di bawah harapan. 

"Kalau dulu, sehari bisa dapat Rp200.000-Rp300.000 bersih. Sekarang, setelah potongan dan saingan makin ketat, bawa pulang Rp100.000 saja sudah syukur," tambahnya.

Baca Juga : Modus Penumpang 'Offline' Pengemudi Ojek Daring di Medan jadi Korban Begalan Bersenjata

Hasibuan juga menyoroti tingginya biaya operasional, seperti bahan bakar dan perawatan kendaraan, yang membuat kondisi semakin sulit.

Baca Juga : Kejahatan Jalan Turun, Elemen Ojol Apresiasi Kinerja Polrestabes Medan 

"Kami harus tanggung sendiri semua biaya operasional, sementara potongan dari pihak aplikasi tetap besar. Jadi kadang rasanya kerja dari pagi sampai malam tidak ada hasilnya," keluhnya.

Ia pun berharap ada peninjauan ulang terkait besarnya potongan dari aplikasi ojek online, agar kesejahteraan driver bisa lebih diperhatikan.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Jaminan Kematian dan Beasiswa kepada Ahli Waris Driver Maxride

"Kalau begini terus, banyak driver yang bisa-bisa berhenti karena sudah tidak sebanding antara usaha dan hasil yang didapat," tandasnya.

Baca Juga : Sikat Kejahatan, Forum Mitra Pengemudi Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan 

(cw9/Nusantaraterkini.co)