Nusantaraterkini.co, QATAR - Sebuah helikopter militer milik Qatar mengalami kecelakaan fatal dan jatuh di perairan pada Minggu (22/3/2026) pagi waktu setempat. Insiden tragis ini diduga dipicu oleh gangguan teknis saat penerbangan rutin berlangsung.
Kementerian Pertahanan Qatar dalam pernyataannya menyebutkan bahwa helikopter tersebut mengalami kerusakan teknis di udara sebelum akhirnya jatuh di wilayah perairan regional.
"Helikopter mengalami gangguan teknis saat menjalankan misi rutin, yang berujung pada kecelakaan di perairan," demikian keterangan resmi yang dikutip dari AFP Senin (23/3/2026).
Baca Juga : Iran Bantah Rumor Transfer Uranium ke Negara Ketiga di Tengah Proses Perdamaian
Seluruh penumpang yang berada di dalam helikopter tersebut dipastikan meninggal dunia. Total terdapat tujuh korban, terdiri dari empat personel militer Qatar dan tiga warga negara Turki.
Kementerian Dalam Negeri Qatar juga memastikan bahwa seluruh korban telah ditemukan. Mereka menyebut para korban sebagai gugur dalam tugas.
Empat korban dari pihak militer Qatar adalah Kapten Mubarak Salem Daway al-Marri, Sersan Fahad Hadi Ghanem al-Khayarin, Kopral Mohammed Maher Mohammed, serta Kapten Saeed Nasser Sameekh.
Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas Usai Kendaraan Keluarga Ditembaki Tentara Israel
Sementara itu, korban dari Turki meliputi Mayor Sinan Tastekin yang tergabung dalam Pasukan Gabungan Qatar-Turki, serta dua warga sipil, yakni Suleiman Cemra Kahraman dan Ismail Anas.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan militer akibat faktor teknis yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas dalam Insiden Penembakan di Hebron, Israel Sebut Salah Identifikasi
