Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hujan Guyur Tarutung Seharian, Warga Taput Cemas Ancaman Bencana Susulan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  M Fadli Taradifa
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi hujan di kawasan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Rabu (26/11/2025) malam. (Foto: M Fadli Taradifa/Nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, TAPUTCurah hujan di kawasan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara cukup tinggi hingga Rabu (26/11/2025) malam.

Hujan yang mengguyur Tarutung membuat kekhawatiran masyarakat setempat.

Pasalnya di beberapa daerah seperti Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Langkat, hingga Deliserdang mengalami banjir.

Arman, warga setempat merasa khawatir jika hujan tak kunjung reda, maka kawasan-kawasan longsor yang terjadi di Jalan lintas Tarutung-Tapteng menjadi sangat rawan.

Baca Juga : 86 Kejadian Bencana Terjadi di 11 Wilayah Sumut, Total 24 Warga Meninggal

“Ya kita berharapnya hujan berhentilah. Kasihan orang-orang yang terdampak, yang melakukan perjalanan, sampai korban banjir dan longsor. Kalau seperti ini kan menjadi khawatir adanya bencana susulan,” bebernya.

Lanjut pria berambut ikal ini, memang Tarutung sepekan belakangan ini memasuki musim penghujan.

“Memang sudah seminggu ini kurang lebih hujan cukup tinggi. Jika seperti ini terus bagaimana. Kita juga berharap pemerintah daerah bisa memperbaiki akses, membangun jaringan telekomunikasi. Sehingga bagi yang memiliki keluarga di lokasi-lokasi banjir maupun longsor bisa mendapat kabar," terangnya.p

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Landa Sumut–Aceh, Ini Penjelasan BMKG

Memang, lanjutnya, kondisi alam sangat berpengaruh terhadap perbaikan hingga penyaluran kebutuhan pokok.

“Kalau sudah gini memang sulit. Dari darat longsor dan banjir. Dari udara hujan dan angin kencang. Kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar memberikan kekuatan kepada para korban dan petugas di lapangan, ungkapnya.

Dari amatan Nusantaraterkini.co, air sungai yang berada di tengah kota Tarutung terpantau mengalami kenaikan volume hingga berwarna cokelat.

(Mft/Nusantaraterkini.co)