Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Naik ke 8.645, Analis Soroti Potensi Koreksi dan 4 Saham Pilihan Hari Ini

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sejumlah pengunjung di dalam ruangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada penutupan perdagangan kemarin. IHSG naik 0,42 persen dan bertengger di level 8.645, ditopang oleh meningkatnya volume beli serta pergerakan indeks yang mampu bertahan di atas moving average 20 hari (MA20).

Berdasarkan analisis MNC Daily Scope Wave edisi Selasa, 23 Desember 2025, secara teknikal IHSG masih berada dalam fase wave [iv] dari wave 5 (label hitam). Kondisi ini membuka peluang terjadinya koreksi jangka pendek untuk menguji area 8.464–8.560, sekaligus menutup celah (gap) tipis yang masih tersisa.

Namun, analis juga mengingatkan adanya skenario terburuk (label merah), di mana IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave (1) dan berpotensi mengalami koreksi lebih dalam hingga ke kisaran 8.000-an.

Baca Juga : IHSG Masih Tertekan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Level teknikal IHSG:

Support: 8.553 – 8.493

Resistance: 8.714 – 8.821

Baca Juga : IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Simak Proyeksi Support-Resistance dan Saham Pilihan Analis

Di tengah pergerakan indeks tersebut, analis merekomendasikan empat saham yang dinilai masih menarik untuk dicermati dengan strategi buy on weakness.

1. CPIN – Buy on Weakness

Saham Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) melemah 1,94 persen ke level Rp4.550, disertai tekanan jual. Secara teknikal, CPIN diperkirakan berada pada wave c dari wave (y) dari wave [b].

Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpotensi Tertekan, Analis Soroti Support Kritis dan Pilihan Saham Menarik

Area beli: Rp4.320 – Rp4.450

Target harga: Rp4.720 – Rp4.850

Stoploss: di bawah Rp4.260

Baca Juga : IHSG Diprediksi Masih Tertekan Awal Juni 2026, Analis Rekomendasikan Saham DEWA, UNTR dan UNVR

2. HMSP – Buy on Weakness

Saham HM Sampoerna (HMSP) menguat 2,08 persen ke level Rp735, didukung oleh peningkatan volume transaksi. Analis menilai HMSP tengah berada pada wave v dari wave (c) dari wave [ii].

Area beli: Rp675 – Rp720

Baca Juga : IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Simak Rekomendasi Saham BBRI hingga INCO

Target harga: Rp775 – Rp805

Stoploss: di bawah Rp665

3. MAPI – Buy on Weakness

Saham Mitra Adiperkasa (MAPI) naik 2,12 persen ke level Rp1.205. Meski volume beli meningkat, pergerakannya masih tertahan MA20. Secara teknikal, MAPI diproyeksikan berada di awal wave [iii] dari wave C.

Area beli: Rp1.175 – Rp1.205

Target harga: Rp1.280 – Rp1.320

Stoploss: di bawah Rp1.145

4. NCKL – Buy on Weakness

Saham NCKL menguat 1,43 persen ke level Rp1.065, meski masih dibayangi tekanan jual. Analis memperkirakan pergerakan saham ini berada pada wave [a] dari wave B.

Area beli: Rp1.035 – Rp1.055

Target harga: Rp1.115 – Rp1.170

Stoploss: di bawah Rp1.020

(Dra/nusantaraterkini.co)