Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Iran Peringatkan Eropa: Campur Tangan Berarti Perang, Kota-Kota Bisa Jadi Target

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Iran Peringatkan Eropa: Campur Tangan Berarti Perang, Kota-Kota Bisa Jadi Target. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pemerintah Iran melontarkan peringatan keras kepada negara-negara Eropa agar tidak terlibat dalam konflik yang tengah memanas. Teheran menegaskan, setiap bentuk keterlibatan akan dianggap sebagai tindakan perang dan berpotensi dibalas dengan serangan langsung.

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers resmi di Teheran pada Selasa (3/3/2026) waktu setempat. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menegaskan bahwa langkah apa pun dari negara Eropa yang dinilai merugikan Iran akan dipandang sebagai keberpihakan kepada pihak agresor.

“Setiap tindakan terhadap Iran akan dianggap sebagai keterlibatan dengan para agresor. Itu adalah tindakan perang terhadap Iran,” tegas Baghaei.

Baca Juga : Iran Bantah Rumor Transfer Uranium ke Negara Ketiga di Tengah Proses Perdamaian

Pernyataan ini muncul setelah sejumlah negara Eropa menyebut kemungkinan mengambil “langkah defensif” menyikapi kemampuan peluncuran rudal Iran. Namun bagi Teheran, istilah defensif tidak mengubah substansi ancaman tersebut.

“Defensif sama artinya dengan ofensif. Tidak masuk akal jika mereka berupaya melemahkan kemampuan Iran untuk menghadapi agresor,” ujarnya dalam konferensi pers yang dikutip media pemerintah Iran dan sejumlah media internasional.

Baghaei juga memperingatkan bahwa jika negara-negara Eropa memutuskan berpihak dalam konflik ini, konsekuensinya akan serius dan dapat memperluas cakupan serangan balasan Iran hingga ke wilayah Eropa.

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas Usai Kendaraan Keluarga Ditembaki Tentara Israel

Ketegangan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik yang melibatkan Iran berpotensi meluas melampaui kawasan Timur Tengah dan berdampak pada stabilitas keamanan di Eropa.

Sejumlah negara di Benua Biru kini dilaporkan tengah memperkuat sistem pertahanan mereka sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan eskalasi lebih lanjut.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas dalam Insiden Penembakan di Hebron, Israel Sebut Salah Identifikasi