Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Israel Tambah Anggaran Pertahanan hingga Rp1.800 Triliun, Borong Jet Tempur F-35 dan F-15IA dari AS

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto dokumentasi pesawat tempur F-35 disediakan oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF). (Foto: Xinhua/IDF)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, YERUSALEM - Israel mengaku akan menambah 350 miliar shekel (1 shekel = Rp5.890) atau sekitar 118,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS) (1 dolar AS = Rp17.378) setara dengan Rp1.800 triliun ke dalam anggaran pertahanannya dan telah menyetujui pembelian dua skuadron baru jet tempur F-35 dan F-15IA. 

Kementerian Pertahanan Israel mengonfirmasi persetujuan akhir untuk pengadaan pesawat tersebut dari perusahaan-perusahaan yang berbasis di AS, Lockheed Martin dan Boeing.

Baca Juga : Iran Bantah Rumor Transfer Uranium ke Negara Ketiga di Tengah Proses Perdamaian

Kesepakatan yang bernilai puluhan miliar dolar itu merupakan langkah awal dalam peningkatan kekuatan militer selama satu dekade di bawah anggaran baru tersebut, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas Usai Kendaraan Keluarga Ditembaki Tentara Israel

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan, pengadaan ini berasal dari pelajaran operasional yang diperoleh dari perang dengan Iran.

"Pertempuran multiarena Israel di Timur Tengah mengharuskan kami untuk mempercepat peningkatan kekuatan," kata Katz, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas dalam Insiden Penembakan di Hebron, Israel Sebut Salah Identifikasi

Dia juga menambahkan, pengadaan pesawat tempur tersebut merupakan komponen sentral dari program Magen Israel untuk memastikan Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mempertahankan keunggulan kualitatif yang berkelanjutan. 

Baca Juga : IRGC Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon, Ancam Respons Jika Beirut Diserang

Sementara, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan video bahwa Israel juga akan mengembangkan pesawat baru yang inovatif yang akan menjadi penentu perubahan 

Netanyahu mengatakan anggaran baru tersebut bertujuan untuk mendorong kemampuan Israel dalam memproduksi amunisi dan rudal tanpa bergantung pada negara lain. 

Baca Juga : Trump Sebut Netanyahu “Gila”, Telepon Panas Picu Ketegangan AS-Israel soal Konflik Lebanon

Langkah tersebut diambil setelah beberapa negara berjanji membatasi penjualan sejumlah amunisi dan suku cadang senjata ke Israel menyusul serangan dahsyat di Gaza, serta di tengah laporan media terkait kekurangan pencegat yang dipasok oleh AS.

Baca Juga : Serangan Drone dan Rudal Rusia Tewaskan 10 Orang di Ukraina

(*/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua