Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jelang Lawan Bahrain dan China, Manajer Timnas Indonesia Utarakan Kondisi Stadion Qingdao

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Aksi bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, dalam laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Australia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (10/9/2024).(KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia, Sumardji, mengutarakan kondisi rumput stadion di Stadion Qingdao Youth Football, venue laga melawan China, yang dinilai kurang memadai.

Pernyataan ini disampaikan menjelang keberangkatan Timnas Indonesia untuk menghadapi Bahrain dan China.

Pertama, Garuda akan melawan Bahrain di National Bahrain Stadium pada Kamis (10/10/2024) sebelum menghadapi China di Qingdao pada Selasa (15/10/2024).

Baca Juga : Arab Saudi Kalahkan Bahrain 2-0, Indonesia Dipastikan Lolos Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

PSSI menargetkan pasukan Shin Tae-yong mendapatkan enam poin dari kedua laga tersebut, target ambisius mengingat Bahrain duduk di ranking ke-76 dan China di peringkat ke-91 dunia.

Namun, ada satu catatan yang bisa membuat usaha Timnas Indonesia nanti tambah berat.

Sumardji menyoroti aspek penting, yaitu kondisi rumput stadion yang menjadi perhatian utama. Ia mengatakan bahwa laporan langsung dari tim yang telah diberangkatkan lebih dulu ke Qingdao, ada indikasi bahwa rumput stadion tidak dalam kondisi prima.

Baca Juga : Kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain Buat Fans Sepak Bola China "Cemas"

"Kami mendapatkan laporan dari tim yang sudah dikirim ke Qingdao, dan sayangnya kondisi rumput stadion di sana kurang baik. Ini kami anggap sebagai catatan penting,” ungkap Sumardji, seperti dikutip dari BolaSport.com.

Ia berharap bahwa dengan sisa waktu yang ada, pihak penyelenggara di China bisa memperbaiki keadaan rumput agar kondisi stadion lebih mendukung saat pertandingan berlangsung.

Kondisi rumput tak memadai juga dialami Timnas Indonesia saat bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada laga melawan Australia.

Baca Juga : Prof Didik J Rachbini: Perkuat Perdagangan, Jangan Meninggalkan Jepang

Kualitas permukaan tak ideal mungkin membuat para pemain timnas jadi lebih memilih umpan-umpan lambung dari lini pertahanan ketimbang memainkan bola datar di lantai seperti kala menghadapi Arab Saudi di Jeddah.

“Kami ingin menampilkan performa terbaik, oleh karena itu kami berharap kondisi stadion bisa segera diperbaiki,” tutur Sumardji menambahkan Timnas Indonesia diperkirakan menempuh waktu perjalanan sekitar 13 jam dari Riffa, Bahrain, menuju Qingdao, China. (rsy/nusantaraterkini.co)