Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kasus Pembunuhan Wanita dalam Box, Pelaku Terobsesi Video Porno Anal di Sosmed

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Muhammad Alfi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat memaparkan kasus pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan dalam box kontainer plastik, Selasa (17/3/2026) sore. (Foto: Muhammad Alfi/nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - SAN (19) pelaku pembunuhan seorang wanita berinisial RS yang jasadnya ditemukan dalam box kontainer plastik di Gang Seroja, Menteng VII, tenyata memiliki penyimpangan seks lantaran kerap menonton video syur di media sosial. 

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, SAN sering menonton video porno dengan genre anal Seks yang membuatnya terinspirasi untuk melakukan hal tersebut. 

Baca Juga : Pelaku Penikaman Lansia di Tembung Ditangkap di Aceh, Motif Dendam Lama Terungkap

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, dalam kasus ini pihaknya mendapatkan bukti jika pelaku memiliki obsesi yang dimulai dari kebiasaan pelaku menonton video syur. 

Baca Juga : Motif Pembunuhan Wanita dalam Box di Medan: Pelaku Sakit Hati Penolakan Seks Tak Wajar

"Tersangka memiliki obsesi karena menonton video aksi seksual dengan tidak wajar melalui salah satu aplikasi," ujar Calvijn, saat paparan di Polrestabes Medan, Selasa (17/3/2026). 

Lebih lanjut dikatakannya, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui korban dihabisi pelaku karena sakit hati. Dari keterangan pelaku, ternyata ia tega menghabisi nyawa korban dengan melakukan penganiayaan karena korban menolak untuk berhubungan intim tak wajar. 

Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan 

"Jadi saat keduanya berada di kamar penginapan itu, keduanya melakukan hubungan intim. Selanjutnya, pelaku SAN mengajak korban tambahan seksual tidak wajar, namun korban menolaknya," katanya. 

Baca Juga : Rumah Pensiunan PNS di Demak Dibakar Pria Bertopeng, Aksi Terekam CCTV dan Pelaku Masih Diburu Polisi

Dijelaskan Calvijn, karena korban menolak permintaan pelaku yang dianggap tak wajar pelaku langsung naik pitam. Dimana, pelaku langsung menganiaya korban dengan cara memiting leher dan melilit leher korban menggunakan selendang bertuliskan OYO. 

(Cw4/Nusantaraterkini.co)