Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Motif Pembunuhan Wanita dalam Box di Medan: Pelaku Sakit Hati Penolakan Seks Tak Wajar

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Muhammad Alfi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat memaparkan kasus pembunuhan wanita yang mayat nya di buang dalam box kontainer plastik, di Gang Seroja, Menteng VII, Selasa (17/3/2026). (Foto : Muhammad Alfi/nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polrestabes Medan mengungkap motif pembunuhan RS, wanita yang mayatnya di buang dalam box kontainer plastik di Gang Seroja Menteng VII Kecamatan Medan Denai, beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan pers yang dilakukan dalam pemaparan kasus tersebut, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, diketahui jika pelaku berinisial SAN nekat menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati di tolak berhubungan intim secara tidak wajar. 

Baca Juga : Pelaku Penikaman Lansia di Tembung Ditangkap di Aceh, Motif Dendam Lama Terungkap

"Jadi saat keduanya berada di kamar penginapan itu, keduanya melakukan hubungan intim. Selanjutnya, pelaku SAN mengajak korban tambahan seksual tidak wajar, namun korban menolaknya," ujar Calvijn, saat paparan di Polrestabes Medan, Selasa (17/3/2026). 

Baca Juga : Kasus Pembunuhan Wanita dalam Box, Pelaku Terobsesi Video Porno Anal di Sosmed

Dijelaskan Calvijn, karena korban menolak permintaan yang dianggap tak wajar, pelaku langsung naik pitam. Pelaku langsung menganiaya korban dengan cara memiting leher dan melilit leher korban menggunakan selendang bertuliskan OYO. 

Sementara, saat paparan Calvijn tampak turut menunjukkan barang bukti utama yang membuat kasus ini terungkap. Di mana, kain berwarna merah itu dikatakan Calvijn merupakan salah satu petunjuk kuat yang akhrinya membuat kasus ini bisa terungkap. 

Baca Juga : Modus Penumpang 'Offline' Pengemudi Ojek Daring di Medan jadi Korban Begalan Bersenjata

"Karena emosi, pelaku memiting dan melilit leher korban menggunakan selendang. Dari kain inilah yang membuat terungkapnya kasus ini terang benderang," katanya. 

Baca Juga : Dua Pelaku Penganiayaan Pasutri di Tembung Ditangkap, Sempat Melawan Petugas

Dikatakan Calvijn, sebelum dihabisi pelaku dan korban sama-sama datang ke penginapan yang berada di Gang Kenanga itu. Saat itu keduanya bersepakat bertemu sejak pukul 17.00 WIB. 

Setelah bertemu, sekira pukul 20.46 WIB keduanya tiba di penginapan dan dari rekaman CCTV keduanya langsung masuk ke dalam kamar C4. Selanjutnya, berselang beberapa jam keduanya tak lagi terlihat keluar kamar hingga pukul 22.30 WIB. 

Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan 

"Di sinilah terjadi tindakan pidana yang dilakukan oleh tersangka. Mulai dari tindakan kekerasan seseksual, hingga melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan," katanya. 

Baca Juga : Rumah Pensiunan PNS di Demak Dibakar Pria Bertopeng, Aksi Terekam CCTV dan Pelaku Masih Diburu Polisi

Bahkan, dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya yang kembali melakukan tindakan seksual tak wajar terhadap korban saat korban dalam kondisi kritis.

Usai melancarkan aksinya, selanjutnya tersangka terekam kamera keluar dari kamar yang diketahui berniat untuk membuang sejumlah barang milik korban.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)