Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Keluarga Remaja Tewas di Belawan Serahkan Penyelidikan ke Polisi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban melayat ke rumah duka. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Keluarga Remaja Tewas di Belawan Serahkan Penyelidikan ke Polisi

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pihak keluarga telah menyerahkan penyelidikan atas meninggalnya remaja berinisial RF (17) di Kecamatan Medan Belawan kepada pihak polisi Polres Pelabuhan Belawan.

Baca Juga : Pelarian Begal Sadis Angkot Morina 81 Berakhir di Kebun Sawit Jambi, Pelaku Ditembak Polisi Saat Melawan

Kuasa hukum korban, Summarson Giawa mengatakan, hasil mediasi dengan Kapolres Pelabuhan Belawan didapati kesepakatan agar jenazah segera diotopsi sebagai langkah awal pengusutan perkara.

Baca Juga : Viral Toko Sparepart 2 Kali Dibobol Maling Dalam Sepekan, Polisi Belum Mampu Ciptakan Rasa Aman!

"Meninggalnya RF memang cukup dramatis. Pihak keluarga disuruh buat surat pernyataan agar tidak menuntut pihak kepolisian dikemudian hari. Tetapi setelah berkoordinasi ternyata kita sepaham dengan kapolres kalaupun inipun dilakukan oleh oknum polisi maka diusut dengan tuntas," katanya, Kamis (18/1/2024) dini hari.

"Nah, salah satu caranya mau tidak mau kita harus otopsi untuk menemukan apa penyebab kematiannya. Karena ada beberapa isu beredar di masyarakat almarhum meninggal karena luka tusuk, tapi sudah dibantah keluarga bukan luka tusuk tetapi luka tembak. Inilah komitmen hukum dari Kapolres Pelabuhan Belawan," terang Giawa.

Baca Juga : Pegawai PLN Ditodong Parang di Belawan, Motornya Dirampas

Giawa juga meminta Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan agar mengusut perkara itu secara tuntas sehingga pelaku bisa diketahui.

Baca Juga : Komplotan Maling di Medan Terungkap, Ketahuan Jual Motor Curian di Marketplace

"Sekarang harapan keluarga dan kuasa hukum untuk perkara ini mohon dilakukan penyelidikan, penyidikan secara terang benderang. Jangan sampai ditutupi siapa yang jadi pelaku, mohon diberikan hukuman dan tindakan tegas. Nanti kami buat laporan setelah pemakaman," sebutnya.

Sebelumnya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban juga telah melayat ke rumah duka. Kedatangan Kapolres Pelabuhan Belawan bersama sejumlah personel disambut keluarga duka dengan tangan terbuka.

Baca Juga : Artefak Kuno Hilang Misterius dari Makam Tersegel di Mesir, Pemerintah Lakukan Investigasi

Setibanya di lokasi AKBP Janton Silaban menyampaikan rasa belasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Kecamatan Medan Belawan.

Baca Juga : PBB Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM dalam Aksi Demo di Indonesia

"Pada kesempatan ini saya memohon maaf kepada masyarakat jika ada kekeliruan yang dilakukan personel saat menangani masalah tawuran di Belawan kemarin. Kita semua tidak ingin peristiwa itu terjadi," katanya.

"Kehadiran hadiri polisi untuk menjaga situasi kamtibmas agar masyarakat merasa aman dan nyama. Sekali lagi saya memohon maaf dan bertanggungjawab atas kejadian itu," ujar Kapolres Pelabuhan Belawan.

Janton menuturkan, Polres Pelabuhan Belawan masih menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengetahui penyebab pastinya meninggalnya korban RF.

"Pihak keluarga korban telah menyerahkan semua penanganannya ke Polres Pelabuhan Belawan," tuturnya penyidik akan profesional dan transparan menangani meninggalnya korban RF tersebut.

(zie/nusantaraterkini.co)