NUSANTARATERKINI.CO - Seorang warga yang menjadi korban ledakan pipa milik Perusahaan Gas Negara (PGN), berada di rumah sakit.
Menurut Panit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Bambang Wahid hingga siang ini, korban masih menjalani perawatan medis.
"Kondisi korban masih dirawat di rumah sakit," kata Bambang, Selasa (16/1/2024).
Baca Juga : Polisi Bentengi Mako Brimob Kwitang, Gas Air Mata Kembali Ditembakkan ke Massa
Katanya, petugas masih mencari identitas korban lantaran sampai saat ini belum diketahui.
"Kalau masalah korban orang Siantar itu keterangan warga, cuma kita masih mencari identitasnya validnya," sebutnya.
Sebelumnya, Ledakan dahsyat terjadi di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota
Baca Juga : Warga Sebut Kelangkaan Elpiji 3Kg di Padangsidimpuan Gegara Tak Sesuai Peruntukan: Digunakan Pemilik Cafe
Menurut Kepala Lingkungan Andu Kepling VII, Kota Matsum 3, Kecamatan Medan Kota, Andu, eristiwa ini terjadi, pada Senin (15/1/2024) sekira pukul 02.00 WIB.
Katanya, berdasarkan informasi yang diterimanya ledakan tersebut dipicu karena adanya yang aksi pencurian pipa gas.
"Sekitar pukul dua dinihari kejadiannya. Diduga ada maling mencoba memotong pipa gas PGN. Setelah dipotong makanya ada kebocoran," kata Andu, Senin (15/1/2024).
Baca Juga : Optimalkan Kanal Digital, Pendaftaran GasKita PGN Naik 268%
Ia menjelaskan, akibat kejadian ini satu orang yang diduga pelaku pencurian menjadi korban ledakan dahsyat tersebut.
"Korban satu orang, sudah dibawa ke rumah sakit," sebutnya.
Lebih lanjut, Andu menyampaikan bahwa ada lebih dari satu bangunan yang mengalami kerusakan akibat ledakan pipa gas itu.
Baca Juga : PGN Bagikan 955 Hewan Kurban untuk Masyarakat Sekitar
"Sementara total ada empat bangunan," ujarnya.
Amatan tribun-medan, di lokasi kejadian tampak sejumlah personel penjinak bom dari Brimob Polda Sumut sedang melakukan olah TKP.
Satu bangunan kosong yang dulunya menjadi rumah makan famili porak poranda akibat ledakan gas itu.
Baca Juga : DPR Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar Ratusan Kasus Penyelewengan BBM dan Gas Subsidi
Bangunan di samping dan depannya juga tampak mengalami kerusuhan.
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber Tribun Medan
Baca Juga : Gas Subsidi untuk Masyarakat Miskin Mulai Dioplos, Massa Aksi Minta Kapolda Turun Tangan
