Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Mahfud Kritik Yandri: Baru Jadi Menteri Desa, Kerahkan Massa Hadiri Haul Ibu

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Beredar surat undangan dari Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto kepada para kepala desa RT di Kramat Watu untuk hadir di Haul Ibundanya. Foto: Dok. Istimewa
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Beredar surat edaran dari Menteri Desa dan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Dalam surat itu, dia memerintahkan para kepala desa di wilayah Kramat Watu, Serang, Banten, untuk hadir dalam peringatan Haul ibundanya.

Surat itu ditandatangani pada 21 Oktober 2024 atau bertepatan dengan hari dia dilantik sebagai menteri oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Acara haul dilaksanakan hari ini 22 Oktober 2024 pagi di pondok pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma'mun.

Baca Juga : Polemik Mendes Gerakkan Massa untuk Haul Ibundanya: Beredar WA Arahan Seskab

Belum diketahui pasti apakah surat itu benar atau tidak.

Beredarnya surat ini menjadi sorotan salah satunya dari eks Menko Polhukam Mahfud MD. Dalam unggaha di akun twitternya, @mohmahfud, yang di lihat Selasa (22/10/2024), Mahfud memberi saran pada Yandri atas beredarnya surat ini.

"Saran hari ke-2 kpd Menteri Desa. Kalau benar surat di bwh ini dari Menteri, maka ini keliru. Acara keluarga spt. haul Ibu dan peringatan hari agama di ponpes mestinya yg mengundang pribadi atau pengasuh ponpes. Tak boleh pakai kop dan stempel kementerian. Utk ke depannya, hati2," tulisnya.

Baca Juga : Strategi Ekonomi Akar Rumput: Mendes Yandri Susanto Pacu Kemandirian Desa Lewat Kopdes Merah Putih

Sampai saat ini, belum ada keterangan dari Yandri maupun PAN tempat dirinya bernaung.

Selain soal kop surat kementerian, posisi politik Yandri juga jadi sorotan. Sebab, istri Yandri, Ratu Zakiyah, sekarang berstatus sebagai Calon Bupati Serang. Ratu berpasangan dengan Najib Hamas.

Pasangan Ratu Zakiyah-Najib Hamas diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuk mengarungi Pilkada Serang yang terdiri dari Gerindra, PAN, PKS, NasDem, PSI, Perindo, Garuda, PBB dan Partai Prima.

Baca Juga : DPR Tegaskan Isu Penutupan Alfamart–Indomaret Hoaks, Wacana Pembatasan Gerai Desa Jadi Sorotan

(Dra/nusantaraterkini.co).