Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Menhub Minta Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menhub Budi Karya Sumadi (tengah). (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Menhub Minta Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menbub) Budi Karya Sumadi meminta pemudik terutama yang menggunakan kendaraan pribadi agar menghindari puncak arus balik libur tahun baru 2024 untuk menghindari kepadatan pada jalur Tol Trans Jawa.

Baca Juga : Libur Tahun Baru, Menara Pandang Tele Ramai Dikunjungi Wisatawan

Budi mengatakan, pihaknya memprediksi puncak arus balik libur tahun baru akan terjadi pada tanggal 1-2 Januari 2024. Untuk itu dia menyarankan agar pemudik melakukan perjalanan balik lebih awal atau pasca puncak arus balik terjadi.

Baca Juga : Arus Balik Mudik Tahun Baru, Sejumlah Loket Bus di Sidikalang Mulai Padat

"Kami mengimbau sebaiknya kembali pada tanggal 30 atau 31 Desember 2023. Atau kalau cutinya bisa diperpanjang, sebaiknya pulang setelah tanggal 1 dan 2 Januari 2024, agar perjalanan lebih nyaman dan lancar," katanya dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (30/12/2023).

Budi menerangkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk saat ini telah menyiapkan langkah untuk mengatasi kepadatan yang terjadi pada puncak arus balik tahun baru. Salah satunya memberikan potongan tarif tol sebesar 10 persen khusus di pada hari Rabu (3/1/2024).

Baca Juga : Sasar Puluhan Pelanggar Via ETLE, Polda Sumsel Perketat Pengawasan Digital di Lima Ruas Tol Utama

"Program ini berlaku di Jalan Tol Trans Jawa untuk perjalanan menerus arus balik dari Semarang menuju Jakarta (GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama)," terangnya.

Baca Juga : Seorang Pemudik Meninggal di Tengah Kemacetan, Begini Kronologinya

Selain itu, PT Jasa Marga memproyeksikan kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek mencapai 140 ribu. Angka ini naik 28 persen dari data tahun sebelumnya yang mencapai 110 ribu kendaraan.

Budi mengimbau agar masyarakat tidak berhenti di bahu jalan untuk mengantisipasi kemacetan dan juga untuk menghindari bahaya yang mengancam keselamatan. Dia juga meminta kepada masyarakat agar tidak memaksakan diri menggunakan rest area jika sudah terisi penuh.

Baca Juga : Menhub Harap Bandara IKN Beroperasi Akhir Agustus 2024

"Jika lelah, masyarakat bisa keluar tol di kota terdekat dan bisa istirahat di tempat-tempat yang telah disiapkan. Lebih aman dan leluasa,” pintanya.

Baca Juga : Pemerintah Indonesia Akan Cabut Status VVIP Bandara IKN

Imbauan lainnya yaitu, Budi meminta agar masyarakat selalu mengupdate informasi terkini dari media sosial resmi milik operator jalan tol dan kepolisian, sehingga mengetahui informasi terkait rekayasa lalu lintas yang sedang diterapkan pada saat itu.

“Kami juga mengimbau untuk mengemudi dengan baik, tidak menyerobot jalur dan patuhi petunjuk dari petugas di lapangan. Pastikan prokes juga tetap dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya.

(HAM/nusantaraterkini.co)