Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Meski Terlambat, Resolusi Gencatan Senjata di Gaza Sebuah Langkah Maju

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Luqman Hakim (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Meski Terlambat, Resolusi Gencatan Senjata di Gaza Sebuah Langkah Maju

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meloloskan resolusi menuntut gencatan senjata segera di Gaza selama sisa bulan suci Ramadan.

Baca Juga : Eka Widodo: Putusan MK Soal Kuota Caleg Perempuan Perkuat Demokrasi

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Fraksi PKB Luqman Hakim mengatakan, gencatan senjata itu adalah sebuah langkah maju, meski sangat terlambat.

Baca Juga : Usulan Penerimaan LPDP Ikuti Latihan Militer, DPR: Kenapa Tidak jika Demi Negara

"Meski sangat terlambat, saya tetap bersyukur atas terbitnya Resolusi DK PBB kemarin. Ini sebuah langkah maju bagi upaya-upaya dunia melalui PBB untuk menghentikan agresi-agresi militer Israel terhadap Palestina," kata Luqman, Jumat (29/3/2024).

Luqman yakin Israel tak akan mematuhi resolusi DK PBB ini. Menurutnya, Israel tak takut karena dibekingi Amerika Serikat (AS).

Baca Juga : IRGC Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon, Ancam Respons Jika Beirut Diserang

"Menurut saya, apapun putusan PBB atau DK PBB, tidak akan digubris oleh Israel. Kenapa begitu? Karena selama ini Israel dengan dukungan Amerika, merasa lebih kuat dari PBB dan negara manapun. Apalagi nyaris tidak ada satu pun negara di dunia yang berani mengambil inisiatif pendekatan aksi militer untuk menghentikan penjajahan Israel terhadap Palestina," terang Luqman yang juga Anggota Komisi VIII DPR ini.

Baca Juga : Serangan Udara Israel di Lebanon Tewaskan 21 Orang Meski Gencatan Senjata Berlangsung

Dia meminta pemerintah menjadikan resolusi DK PBB sebagai titik pijakan. Terutama dalam memperkuat solidaritas dengan koalisi negara-negara dunia.

Sebelumnya, DK PBB pada Senin (25/3/2024) meloloskan resolusi menuntut gencatan senjata segera di Gaza selama Ramadan. Ini merupakan pertama kalinya forum itu meloloskan resolusi semacam ini, setelah sebelumnya selalu mendapat veto Amerika Serikat.

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas Usai Kendaraan Keluarga Ditembaki Tentara Israel

Washington abstain dan 14 anggota dewan lainnya semuanya mendukung resolusi gencatan senjata dewan keamanan, yang diajukan oleh 10 anggota dewan terpilih yang menyuarakan rasa frustrasi mereka terhadap kebuntuan lebih dari lima bulan antara negara-negara besar.

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas dalam Insiden Penembakan di Hebron, Israel Sebut Salah Identifikasi

(cw1/nusantaraterkini.co)