Nusantaraterkini.co,MEDAN-Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polrestabes Medan besok, Senin (17/11/2025), secara resmi memulai Operasi Zebra Toba 2025. Operasi penertiban ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari berturut-turut, tepatnya hingga Minggu (30/11/2025) dengan fokus utama menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin berkendara di wilayah Kota Medan.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan langkah strategis untuk mengeliminasi potensi gangguan dan ambang gangguan yang selama ini menjadi pemicu kemacetan, pelanggaran, hingga kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga : Mobil Dinas Camat Kotanopan Tertangkap Razia Gabungan, STNK Mati dan Tunggak Pajak
AKBP Parwita menegaskan bahwa pihaknya telah menetapkan tujuh jenis pelanggaran lalu lintas sebagai sasaran prioritas utama selama Operasi Zebra Toba 2025 berlangsung.
“Masyarakat diimbau untuk memastikan kelengkapan surat-surat dan mematuhi rambu, sebab sasaran penindakan kami kali ini sangat spesifik,” ujar Parwita, Minggu (16/11/2025).
Tujuh pelanggaran prioritas yang akan disasar yakni, melawan arus, tidak mengenakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), melebihi batas kecepatan yang ditetapkan, penggunaan telepon seluler saat mengemudi, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, penyalahgunaan rotator dan sirene yang tidak sesuai peruntukan.
Baca Juga : Dua Pekan Ops Zebra Toba 2024, Polda Sumut: Kecelakaan dan Pelanggaran Lalulintas Menurun Signifikan
Lebih lanjut, Parwita menerangkan bahwa Operasi Zebra Toba 2025 tidak hanya berfokus pada penindakan represif. Sat Lantas Polrestabes Medan juga akan aktif menggelar kegiatan preventif dan sosialisasi.
“Selain penindakan, kami juga akan masif melakukan edukasi melalui kegiatan sambang ke berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas kendaraan, sekolah, hingga lingkungan kampus,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ini dilakukan melalui sinergi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, untuk memastikan pesan ketertiban berlalu lintas tersampaikan luas. Tujuannya adalah menciptakan kesadaran kolektif agar tertib berlalu lintas menjadi budaya, bukan hanya ketaatan sesaat.
Polrestabes Medan meminta seluruh pengendara untuk mempersiapkan diri dan memastikan kelengkapan diri serta kendaraan sebelum bepergian, demi mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama dua pekan ke depan.
(*/Nusantaraterkini.co)
