Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Operasi Zebra Toba 2025 Resmi Dimulai, Polda Sumut Kerahkan 1.528 Personel

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Sofyan Akbar
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana ketika memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan “Zebra Toba 2025” di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (17/11/2025). (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polda Sumatera Utara (Sumut) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan “Zebra Toba 2025” di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (17/11/2025).

Apel ini dipimpin oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana, mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.

Turut hadir jajaran Forkopimda Sumut, di antaranya TNI, Jasa Marga, Jasa Raharja, Satpol PP, Dishub Provsu, hingga PT JMKT.

Seluruh unsur yang terlibat menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan operasi yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025.

Baca Juga : Operasi Zebra 2025 Digelar 17-30 November, Kapolda Sumut Tekankan Integritas Personel

Membacakan amanat Kapolda Sumut, Wakapolda menyampaikan, situasi keamanan dan keselamatan lalu lintas di Sumut masih memerlukan perhatian serius.

"Meski terjadi perbaikan dibanding tahun sebelumnya, potensi kerawanan tetap tinggi," ungkapnya.

Berdasarkan data Kamseltibcarlantas periode Januari-Oktober 2025 menunjukkan, pelanggaran lalu lintas ada sebanyak 73.335 atau turun 39 persen dari tahun 2024. Kemudian untuk kecelakaan lalu lintas ada sebanyak 5.475 kasus atau turun 3,5 persen dari periode sebelumnya.

“Meskipun terdapat perbaikan, data ini menunjukkan bahwa potensi kerawanan lalu lintas masih cukup tinggi dan memerlukan langkah strategis serta upaya berkelanjutan dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.

Operasi Zebra Toba 2025 ini sendiri melibatkan total 1.528 personel, terdiri dari 100 personel Satgas Polda Sumut dan 1.428 personel Satgas Polres jajaran.

Baca Juga : Warga Medan Ragukan Efektivitas Operasi Zebra Toba: Takut Justru Tambah Kemacetan ​

Operasi tahun ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Lilin 2025.”

Apel gelar pasukan bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta penguatan sinergi lintas sektoral.

Rony menegaskan pentingnya pelaksanaan operasi yang humanis dan transparan sejalan dengan Reformasi Polri.

Adapun beberapa arahan penting Kapolda, yakni penegakan hukum mengedepankan ETLE serta penindakan secara modern. Kemudian pelanggaran tertentu cukup diberikan teguran, selama masih dapat dibina.

Selanjutnya seluruh kegiatan harus sesuai SOP, mulai preemtif, preventif, hingga penindakan dan tidak ada toleransi bagi personel yang melakukan penyimpangan atau kontra produktif.

“Saya tegaskan, jangan sampai tindakan yang tidak sesuai prosedur mencederai kepercayaan publik dan menghambat tujuan mulia operasi,” tegasnya.

Wakapolda juga mengajak seluruh personel menjadikan pelaksanaan operasi sebagai momentum mendekatkan diri kepada masyarakat melalui edukasi yang berkesinambungan. Tujuannya, meningkatkan kesadaran berlalu lintas masyarakat Sumut.

“Mari kita wujudkan operasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Keberhasilan menciptakan Kamseltibcarlantas adalah wujud nyata pengabdian kita kepada bangsa dan negara," ungkapnya.

Baca Juga : Operasi Zebra 2025, DPD KNPI Binjai Ingatkan Pengendara Patuhi Peraturan Lalu Lintas

Operasi Zebra Toba menjadi langkah awal penguatan kesiapan Polda Sumut menjelang Ops Lilin 2025. Diharapkan, operasi ini mampu memberikan dampak nyata dengan menekan pelanggaran, menurunkan kecelakaan, dan membangun budaya tertib lalu lintas di masyarakat.

Mengakhiri amanat, Rony menyampaikan doa agar seluruh personel diberi perlindungan dan keselamatan dalam menjalankan tugas.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)