nusantaraterkini.co, MEDAN - Seorang pekerja bangunan indekos terjatuh di halaman parkiran sepeda motor milik Dinas Sosial Sumut, di Jalan Sampul, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.
Akibat peristiwa itu, pekerja bangunan tersebut mengalami luka robek di bagian kaki sebelah kanan hingga bercucuran darah.
Salah satu saksi mata, Amin (55) seorang petugas Security Dinsos Sumut, membenarkan adanya pekerja yang terjatuh dari lantai 3 bangunan indekos yang berada tepat di samping kantor Dinsos Sumut.
Baca Juga : Penguatan Administrasi dan Layanan Kecelakaan Kerja, BPJS TK Kanwil Sumbagut Kumpulkan Unit PLKK
Saat itu, dirinya menyadari ada seorang pekerja yang terjatuh lantaran mendengar dentuman keras di parkiran sepeda motor. Saat dilakukan pengecekan, dirinya pun melihat seorang pekerja yang terkapar di lantai parkiran.
"Kami mendengar ada suara benda jatuh dan suara teriakan di tempat parkiran sepeda motor, Saya pun langsung mendatangi suara tersebut, tapi engga berani melihat dan kembali balik lagi ke pos security," ucap Amin saat ditemui di pos security Kantor Dinas Sosial Sumut, Selasa (14/10/2025).
Amin mengungkapkan bahwa yang terjatuh di halaman parkiran tersebut merupakan seorang pekerja bangunan kos-kosan yang berlantai 3, tepatnya di sebelah kantor Dinsos Sumut.
Baca Juga : Demi Dekat Keluarga, Pekerja di Medan Rela Bertahan dengan Gaji di Bawah Standar
"Tadi saya lihat kondisi korban masih sadar tapi engga bisa bangun, ya mungkin karena orang jatuh di ketinggian, korban mengalami luka robek di bagian kaki sebelah kanan hingga bercucuran darah," lanjutnya.
Menurutnya, untuk korban yang dilihat itu pria paruh baya yang sudah bekerja sebagai pekerja bangunan Indekos sekitar 2 atau 3 bulan lalu.
"Saya engga tahu pekerjaan ramai atau tidak, tapi saya lihat engga terlalu banyak lagian bukan tanggungjawab kami itu. Karena dia kerja di sebelah kantor jadi kadang kadang kami lihat lihat juga," katanya.
Baca Juga : Update Tragedi Ponpes Al-Khoziny Ambruk: 28 Santri Meninggal Dunia, 132 Korban Dievakuasi
Atas kejadian tersebut, pihaknya langsung menghubungi ambulans untuk mendapatkan pertolongan pertama.
"Kami tadi menelepon pihak Rumah Sakit Royal Prima untuk didatangkan ambulans, Sudah kami evakuasi korban," ujarnya.
Sementara itu, terkait keamanan pekerja dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan indekos, Amin (Saksi) mengatakan jika tidak mengetahui apakah korban memakai safety saat bekerja atau tidak.
Baca Juga : Update Korban Bangunan Pesantren Al Khoziny Ambruk: 58 Santri Masih Hilang
"Kami engga tahu kalo pakai safety atau tidak, karena jaraknya jauh," pungkasnya.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
