Nusantaraterkini.co, Medan – Jumlah penumpang angkutan laut antar pulau melalui Pelabuhan Belawan di Medan mengalami penurunan tajam pada September 2024.
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara menunjukkan, hanya 4.605 orang yang berangkat melalui pelabuhan ini, turun drastis sebesar 52,51 persen dibandingkan Agustus, yang mencatat 9.696 penumpang.
Baca Juga : PT Pelni Prediksi 12 Ribu Penumpang Padati Pelabuhan Belawan pada Puncak Arus Balik 27 Maret
Kepala BPS Sumatera Utara, Asim Saputra, menjelaskan bahwa penurunan jumlah penumpang di bulan September bukanlah hal yang tak biasa.
Baca Juga : Ambisi Gerbang Barat: Gubernur Bobby Nasution Gagas Mega-Integrasi Logistik Sumatera Utara
“Penurunan ini biasa terjadi karena bulan September minim momen, baik masa libur atau agenda event. Hal ini memang memengaruhi minat bepergian antar pulau,” katanya, Kamis (14/11/24).
Meski turun secara bulanan, tren tahunan menunjukkan peningkatan signifikan.
Baca Juga : Medan Kota Multikultural Tergambar Saat Deck Reception ASEAN Plus Cadet Sail 2026
Sepanjang Januari hingga September 2024, sebanyak 119.939 orang berangkat dari Pelabuhan Belawan, naik 20,35 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 99.658 penumpang.
Baca Juga : Warga Medan Utara Antusias Saksikan Pawai Takbiran Malam Idulfitri
Namun, bukan hanya jumlah keberangkatan yang mengalami penurunan. Jumlah penumpang yang datang di Pelabuhan Belawan juga merosot.
Pada September 2024, penumpang yang tiba tercatat hanya 4.410 orang, turun 50,57 persen dibandingkan bulan sebelumnya dengan 8.376 orang.
Baca Juga : Bakamla RI Selamatkan Kapal Mati Mesin di Tengah Cuaca Buruk
Secara akumulatif, kedatangan penumpang selama sembilan bulan pertama tahun 2024 menunjukkan peningkatan dengan total 98.160 orang, atau naik 25,61 persen dari periode yang sama pada 2023 yang mencatat 78.146 orang.
Baca Juga : Kejatisu Tetapkan-Tahan Dua Tersangka Kasus Kapal Tunda PT. Pelabuhan Indonesia
Aktivitas angkutan barang juga mengalami fluktuasi. Pada September 2024, volume barang yang dimuat melalui Pelabuhan Belawan turun 16,92 persen, dengan hanya 43.166 ton dibandingkan 51.957 ton pada Agustus.
Sebaliknya, jumlah barang yang dibongkar justru mencatat peningkatan cukup tinggi sebesar 18,41 persen, naik dari 421.661 ton menjadi 499.301 ton.
Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga September 2024, jumlah barang yang dibongkar di Pelabuhan Belawan mencapai 4.234.163 ton, atau naik 7,16 persen dibandingkan periode yang sama pada 2023 yang mencatat 3.951.325 ton.
(Cw9/Nusantaraterkini.co)
