Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pj Gubernur Sumut Harap Pemanfaatan Sungai untuk Energi Semakin Masif

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pj Gubernur Sumut Hassanudin saat meninjau PLTA Batu Gajah, di Desa Empus, Kabupaten Langkat, Sabtu (11/5/2024). (Foto: infosumut)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin berharap semakin banyak pemanfaatan sungai sebagai sumber energi.

Seperti yang dilakukan PLTA Batu Gajah, yang memanfaatkan aliran Sungai Wampu untuk menghasilkan energi listrik.

Baca Juga : Sampah Kiriman Kota Medan Menumpuk di Jembatan Kera, Warga Minta Kesadaran

PLTA Batu Gajah pun mampu menghasilkan 16 Mega Watt (MW) dengan memanfaatkan aliran Sungai Wampu. Listrik tersebut dialirkan ke Kabupaten Langkat dan Binjai.

Baca Juga : Banjir dan Longsor Terjang Pemukiman, Ruang Hidup Warga Desa Pegunungan di Tapteng Lenyap

“Sungai kita banyak, besar, kita harus bisa memanfaatkannya, termasuk untuk energi listrik, karena listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” katanya, usai meninjau PLTA Batu Gajah, di Desa Empus, Kabupaten Langkat, Sabtu (11/5/2024).

Hassanudin meminta kepada dinas terkait untuk menghimpun data lokasi dan sungai yang berpotensi menghasilkan energi. Dengan begitu, akan mempermudah investor untuk berinvestasi.

Baca Juga : Kelurahan Tanah Enam Ratus Marelan Gandeng Perguruan Tinggi Edukasi Pengelolaan Sampah Sebagai Sumber Energi

“Kita akan himpun data lokasi dan sungai mana saja yang berpotensi menghasilkan energi, baik kecil maupun besar, jadi lebih mempermudah investor, atau kita sendiri untuk membangun mikro hydro power,” sebutnya.

Baca Juga : Indonesia Punya 'Harta Karun' Energi Baru, Masa Depan Diramal Cerah

Sementara Site Manager PLTA Batu Gajah, Roni Manampiring, tegangan yang dihasilkan sebesar 20 kV. Listrik ini kemudian dialirkan ke daerah Kuala, Marike, Tambunan, dan Bukit Lawang.

“Ini sangat membantu kawasan wisata Bukit Lawang, yang memang membutuhkan energi besar, belum lagi masyarakat yang selama ini memang kekurangan listrik, kami harap ini bisa meningkatkan produktivitas masyarakat,” katanya.

(zie/nusantaraterkini.co)