Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rekomendasi Saham dan Arah IHSG Hari Ini, Selasa 21 Oktober 2025

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pelajar memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (21/10/2025), diperkirakan cenderung bergerak terbatas dengan potensi koreksi setelah mencatat penguatan signifikan pada awal pekan. Sejumlah analis menyarankan investor tetap selektif dalam memilih saham unggulan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada perdagangan Senin (20/10/2025) ditutup menguat 2,19% ke posisi 8.088,98. Indeks sempat dibuka di level 7.988,45, bergerak di rentang 7.937,39–8.117,27 sepanjang sesi perdagangan. Nilai transaksi mencapai Rp22,75 triliun dengan volume 33,89 miliar saham dan frekuensi 2,35 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp14.974 triliun.

Dari total saham yang diperdagangkan, 528 saham menguat, 199 saham melemah, dan 229 saham stagnan. Sejumlah emiten berkapitalisasi besar (big caps) sektor perbankan menjadi penopang utama penguatan IHSG.

Baca Juga : IHSG Masih Tertekan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Harga saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik 5%, PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) menguat 6,17%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) melonjak 5,14%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) menanjak 6,32%.

Selain saham perbankan, beberapa emiten dengan nilai transaksi tinggi juga bergerak positif. Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) melesat 15,52%, sedangkan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) naik 7,44%.

Proyeksi dan Rekomendasi Analis

Baca Juga : IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Simak Proyeksi Support-Resistance dan Saham Pilihan Analis

Tim analis MNC Sekuritas menilai IHSG berpotensi mengalami dua skenario pergerakan pada hari ini. Dalam skenario pertama, IHSG diperkirakan masih berada pada fase wave A dari wave (2) yang berpotensi terkoreksi ke area 7.700–7.830. Namun, pada skenario alternatif, IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan membentuk wave B dari wave [2] menuju 8.122–8.195.

Untuk perdagangan Selasa (21/10), MNC Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di kisaran support 7.974–7.854 dan resistance 8.148–8.201.

Saham Pilihan Hari Ini

Baca Juga : IHSG Hari Ini Masih Dibayangi Koreksi, Berikut 4 Saham Rekomendasi yang Layak Dicermati

MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy on weakness untuk:

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)

PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI)

PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG)

Sementara itu, untuk investor agresif disarankan melakukan speculative buy pada PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA).

(Dra/nusantaraterkini.co)