Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rekomendasi Saham dan Arah Pergerakan IHSG Hari Ini, Kamis 23 Oktober 2025

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sejumlah pengunjung di dalam ruangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang menguat terbatas pada perdagangan hari ini, Kamis (23/10/2025). Sejumlah analis menilai, penguatan IHSG masih berpotensi terjadi meski di tengah tekanan teknikal yang cukup kuat dari sesi sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah 1,04% ke level 8.152,55 setelah dibuka di 8.235,70. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level terendah 8.141,99 dan tertinggi 8.261,84.

Total nilai transaksi pasar mencapai Rp23,06 triliun, dengan volume 29,02 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi 2,43 juta kali. Sementara itu, kapitalisasi pasar (market cap) tercatat sebesar Rp15.037 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 363 saham melemah, 342 saham menguat, dan 251 saham stagnan.

Baca Juga : IHSG Masih Tertekan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Proyeksi IHSG Hari Ini

Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan, IHSG tengah berada di awal wave [iii] dari wave 5, sehingga masih memiliki peluang menguji area 8.228–8.365 pada perdagangan hari ini.

"Meski begitu, perlu diwaspadai potensi penguatan yang terbatas dan kemungkinan koreksi menuju area 8.033–8.120,” tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis (23/10/2025).

Baca Juga : IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Simak Proyeksi Support-Resistance dan Saham Pilihan Analis

MNC Sekuritas memperkirakan rentang support IHSG di level 8.107 dan 8.022, sementara resistance berada di kisaran 8.250 dan 8.288.

Untuk strategi perdagangan, MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness pada saham: ADRO (PT Adaro Energy Indonesia Tbk.), AKRA (PT AKR Corporindo Tbk.), KLBF (PT Kalbe Farma Tbk.)

Sedangkan untuk opsi speculative buy, analis menyarankan MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk.).

Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG masih akan bergerak terbatas dalam jangka pendek, dengan area support di 8.117 dan resistance di 8.270.

"Pelaku pasar akan menanti rilis data M2 Money Supply Indonesia sebagai katalis tambahan bagi arah indeks hari ini,” ujar Reza Diofanda, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas.

BRI Danareksa merekomendasikan beberapa saham unggulan, di antaranya: CPIN (PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.), PTRO (PT Petrosea Tbk.), ADHI (PT Adhi Karya Tbk.)

Namun, mereka juga memberikan peringatan sell untuk PDPP (PT Primadaya Plastisindo Tbk.), yang dinilai masih berada dalam tren bearish setelah mengalami breakdown di level Rp456 per saham.

“PDPP menunjukkan pola pelemahan lanjutan, dan berpotensi turun hingga kisaran Rp368,” kata Reza menambahkan.

Dengan potensi penguatan yang terbatas dan adanya tekanan koreksi jangka pendek, pelaku pasar disarankan tetap selektif memilih saham berfundamental kuat dan menjaga posisi trading dengan disiplin. Sektor energi, konsumsi, dan infrastruktur masih menjadi perhatian utama di tengah dinamika pasar global.

(Dra/nusantaraterkini.co)