Nusantaraterkini.co, TEHERAN - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei mengatakan, hingga kini sebanyak 160 orang diperkirakan tewas dalam serangan udara gabungan mematikan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap sebuah sekolah perempuan di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, Sabtu (28/2/2026).
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kantor kepresidenan Iran pada Sabtu, Presiden Masoud Pezeshkian mengutuk serangan udara tersebut dan menyebutnya tidak manusiawi.
Baca Juga : Iran Bantah Rumor Transfer Uranium ke Negara Ketiga di Tengah Proses Perdamaian
Pezeshkian juga mendesak semua pusat bantuan dan medis serta pejabat terkait di wilayah tersebut untuk memprioritaskan perawatan segera dan tanpa gangguan bagi para korban luka dan keluarga mereka dengan memobilisasi semua sumber daya.
Baca Juga : IRGC Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon, Ancam Respons Jika Beirut Diserang
Kantor berita semiresmi Tasnim sebelumnya melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan udara tersebut mencapai 85 orang.
(Xinhua/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Serangan Udara Israel di Lebanon Tewaskan 21 Orang Meski Gencatan Senjata Berlangsung
