NUSANTARATERKINI.CO, MEDAN - Rizky Pandapotan yang merupakan warga Pangkalan Susu, meminta pihak kepolisian khususnya Polrestabes Medan melakukan penangkapan terhadap pelaku percobaan pembakaran mobil armada pengangkut material di pasar Gambir.
Rizky yang merupakan sopir pengangkut material, mengaku syok lantaran mobil yang dibawanya tiba-tiba dihentikan sejumlah orang.
Ia dipaksa turun dan mobil yang dibawa Risky nyaris dibakar sekelompok pria.
Baca Juga : Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Bungkam Oman 3-0, Tembus Posisi 118 Dunia Menggusur Korea Utara
Kepada awak media, Rizky mengaku bahwa dirinya hadir di Polrestabes Medan, memenuhi panggilan penyidik.
"Jadi hari ini saya penuhi panggilan penyidik. Di mana saya sebagai saksi atas laporan dari pelaksana proyek pemagaran pasar gambir," ujarnya, Minggu (28/1/2024).
Lanjut Risky ia tak tahu menahu terkait polemik di balik proses pemagaran.
Baca Juga : Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 614,5 Gram Sabu Asal Aceh di Banyuasin
Namun, ia yang hanya bekerja mencari nafkah, tiba-tiba mendapat perlawanan, hingga nyaris diamuk massa.
"Saya sudah lama jadi sopir, tapi baru kali ini kejadian yang mengerikan. Jadi hari ini saya penuhi panggilan penyidik. Saya diberi krang lebih 10 pertanyaan, dan saya ceritakan saja apa yang saya lihat hingga yang dialami," bebernya.
Rizky berharap, polisi bisa tegas dalam menindak dan menegakkan keadilan.
Baca Juga : Cekcok di SPBU saat Antre BBM, Sopir Turk Meninggal Dunia usai Ditusuk
"Polisi harusnya memberantas preman-preman ini. Jangan mau kalah dengan dengan mereka. Ini program pemerintah, program yang baik untuk masyarakat, harusnya mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dalam proses pembangunannya. Agar hal-hal serupa tidak terjadi lagi," ucapnya.
Seperti yang diketahui, aksi anarkis sekelompok pria sempat viral di media sosial lantaran nyaris melakukan pembakaran mobil pengangkut material pemagaran di Pasar Gambir.
(*/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Melawan saat Ditangkap, Residivis Curi Laptop Diberi Timah Panas Polisi
