Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah kembali dilanda hujan dengan intensitas sedang. Situasi ini pun menyebabkan kekhawatiran bagi warga menimbulkan banjir susulan dan tanah longsor.
Sesuai peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga beberapa hari ke depan hujan intensitas rendah dan sedang masih mengguyur wilayah Tapteng. Masyarakat pun diminta lebih waspada dan berhati-hati.
Salah seorang warga, Restu (42) mengaku masih mengalami trauma pascabanjir sepekan yang lalu yang menimpa daerahnya di Desa Sitio-tio, Kecamatan Pandan.
"Bila hujan terus berlangsung saya khawatir akan kembali banjir susulan dan tanah longsor," ucapnya, Minggu (7/12/4025).
Baca Juga : Anggota DPRD Tapteng Fraksi PDIP Salurkan Bantuan Sembako ke Korban Bencana
Dari informasi yang didapat, hujan yang berlangsung tadi malam mengakibatkan peningkatan ketinggian air hingga dua meter di salah satu sungai, tepatnya Aek Sirahar, Kecamatan Barus, Tapteng.
Baca Juga : Aliran Sungai Aek Godang Kecamatan Tukka Dipenuhi Potongan Kayu Pasca Banjir di Tapteng
Di sepanjang aliran sungai Aek Godang, Kecamatan Tukka masyarakat sampai mengungsi sementara, sebab aliran air sungai menuju pemukiman dan lahan pertanian warga.
Hal ini diakibatkan belum adanya perbaikan sungai dari banyaknya timbunan potongan kayu yang menutupi aliran sungai pasca banjir 25 November 2025 lalu.
Sementara itu, dari siang hingga sore ini hujan masih terus mengguyur wilayah Tapteng dan diharapkan masyarakat tetap waspada dan berhati-hati.
(Jjm/Nusantaraterkini.co)
