Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Terekam CCTV, Pria Berhelm Kuning Diduga Lecehkan Bocah Perempuan

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Adetia Purwaningsih
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Dua remaja perempuan berinisial SH (12) dan JH (11) menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pengendara motor misterius saat sedang berjalan santai usai salat Subuh di Jalan PNS Pemkot, Lorong Semangka, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu (21/2/2026).

Aksi tak senonoh tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga setempat sekitar pukul 06.17 WIB. Dalam rekaman yang kini viral di media sosial, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam tanpa pelat nomor terlihat mengenakan jaket hitam dan helm kuning. 

Baca Juga : DPR Soroti Dugaan Pelecehan Seksual oleh Tokoh Agama, Desak Penegakan Hukum tanpa Kompromi

Pelaku sempat memutar balik kendaraannya sebelum mendekati dan melecehkan kedua korban yang saat itu sedang menikmati suasana pagi Ramadan.

Baca Juga : Sesuai Komitmen Presiden, Pemerintah Didesak Seluruh Produsen Air Kemasan Diaudit

Ketua RT 28 setempat, Cris Mudio, mengonfirmasi bahwa para korban sedang berolahraga ringan sebelum insiden terjadi.

“Anak-anak ini habis salat Subuh dan berniat jalan santai karena suasana bulan puasa. Tiba-tiba pelaku melintas, melihat para korban, lalu memutar balik kendaraannya dan melakukan aksi pelecehan terhadap dua korban yang masih di bawah umur,” ujar Cris.

Baca Juga : Realisasi Belanja Negara di Sumsel Tembus Rp12,61 Triliun hingga April 2026

Setelah melancarkan aksinya, pelaku yang berciri-ciri tegap tersebut langsung memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan melarikan diri. Akibat peristiwa ini, kedua korban dilaporkan mengalami trauma psikologis yang mendalam.

Baca Juga : Buntut Kasus Fee Proyek, Herman Deru Bakal Nonaktifkan Iwan Tuaji dari Partai Nasdem

"Korban langsung berlari pulang dan melapor kepada orang tuanya. Saat ini kondisi psikologis mereka masih terguncang dan takut keluar rumah sendirian," katanya.

Pihak keluarga bersama pengurus RT setempat telah melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang. Polisi kini tengah mendalami rekaman CCTV tersebut untuk mengidentifikasi identitas pelaku.

Baca Juga : Raih Kemenangan, Pelatih Malaysia Sebut Timnya Masih Banyak Kelemahan

“Kami sangat berharap aparat kepolisian segera mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya. Kejadian ini sangat meresahkan masyarakat, dan kami ingin ada tindakan tegas agar tidak ada lagi anak-anak di lingkungan kami yang menjadi korban serupa,” pungkasnya.

Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan 

 (Tia/Nusantaraterkini.co)