Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tindak Kekerasan Meningkat, MPR Desak Ciptakan Ruang Aman di Sektor Pendidikan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: MPR)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyatakan, percepatan pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan perlu mendapat dukungan semua pihak.

Langkah ini bertujuan untuk menciptakan ruang aman bagi generasi penerus bangsa.

"Tantangan meningkatnya ancaman tindak kekerasan harus diimbangi dengan kecepatan kita mengantisipasinya dengan segera mewujudkan ruang aman bagi setiap anak bangsa," katanya, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga : Guru PPPK di OKU Ditemukan Tewas di Kontrakan, Tangan dan Kaki Terikat

Sebelumnya, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat tingginya kasus-kasus kekerasan di satuan pendidikan selama Januari-Desember 2025 dengan total 60 kasus.

Jumlah tersebut meningkat dari 36 kasus pada 2024 dan 15 kasus pada 2023, menandakan perlunya langkah yang lebih komprehensif dan cepat.

Lestari menekankan, penyelesaian kasus kekerasan harus dilakukan melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada kesiapan tenaga pendidik, melainkan juga memperhatikan kesiapan keluarga dalam membentuk karakter anak.

Selain itu, ia juga menyoroti kesiapan masyarakat dan media massa sebagai elemen penting pembentuk karakter anak perlu diperkuat.

Baca Juga : Sepekan Dirawat, Siswa SMPN 19 Korban Bullying Meninggal Dunia

Oleh karena itu, Lestari pun berharap bahwa semua langkah pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan pendidikan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang aman bagi generasi penerus bangsa.

(cw1/nusantaraterkini.co)