Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

TKN Prabowo-Gibran: Debat Perdana Cawapres 2024 Tak Ada Yang Keluar dari Substansi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Ferry Latuhihin setelah acara Diskusi Evaluasi Debat Cawapres di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/12/2023). (Foto: Nanda Prayoga) 
Ukuran Huruf
A A Sedang

TKN Prabowo-Gibran: Debat Perdana Cawapres 2024 Tak Ada Yang Keluar dari Substansi 

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Ferry Latuhihin menegaskan, jika debat perdana Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2024 tak ada yang keluar dari substansi.

Baca Juga : Gibran Ingin Temui Rivalnya di Pilpres, Relawan TKN: Contoh Baik Sebagai Kader Bangsa

“Tidak ada yang keluar dari substansi apa yang diperdebatkan kemarin. Jadi masalah Indonesia misalnya, ini Indonesia negara yang besar dan kita lihat bagaimana 53 persen adalah pemuda semua,” katanya usai Diskusi Evaluasi Debat Cawapres di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/12/2023).

Baca Juga : Pengamat: Pertemuan Rosan ke Megawati hanya Sekedar Silahturahmi Saja

Ferry menjelaskan, bahwa pembahasan digitalisasi juga termasuk pada substansinya karena merupakan dunia anak muda. 

“Ya dia bicara tentang digitalisasi, itu dunia anak muda, apa itu bukan substansinya?, itu bukan substansi untuk generasi saya Baby Boomer, itu substansi untuk teman-teman sekarang yang milenial dan Generasi Z. Di mana yang keluar substansi itu tidak ada,” jelasnya.

Baca Juga : Ekonom Senior Kritik Pertumbuhan Ekonomi: Angka Tinggi Tapi Rakyat Makin Miskin

Kemudian Ahli Ekonomi ini menyebutkan bahwa bagaimana generasi tua dibuat gagap gugup oleh generasi muda pada Debat Perdana Cawapres 2024 kemarin.

Baca Juga : TKN Optimis Penampilan Gibran di Debat Cawapres Gaet Suara Anak Muda

“Ginilah kita nggak usah ngarang-ngarang, kan menyaksikan sendiri bagaimana generasi tua itu gagap gugup menjawab pertanyaan generasi muda. Itu sudah bukti loh, kita saksikan bagaimana anak muda menekuk leher yang tua yang gagap gugup,” tuturnya.

Dia pun menegaskan bahwa Gibran tidak menggunakan jargon dan memakai bahasa publik atau bahasa jurnalistik sehari-hari.

Baca Juga : Novri Susan Buka Makna Dibalik Bahasa Mahfud MD dengan Ilmu Sosiologi

“Jadi banyak sekali klaim-klaim seperti biasa lah, the losers, the losers selalu punya alasan karena tidak menerimanya,” tegasnya.

Baca Juga : Bela Gibran di Debat Cawapres, Grace Sentil Perilaku Anies dan Ganjar ke Prabowo

Selanjutnya, Ferry mengkritik pendidikan politik Indonesia yang harusnya mempunyai jiwa yang besar.

“Kalau kalah akui kalah dan saya kepada teman-teman pilihlah pemimpin yang terbaik bukan yang disuka, adanya forum semacam debat ini untuk memilih yang terbaik,” tuturnya.

(mr6/nusantaraterkini.co)