Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wakapolri Evaluasi Penanganan Pascabencana Tapteng, Fokus Buka Akses dan Logistik

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (27/12/2025). (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) guna mengevaluasi kebutuhan penanganan pascabencana yang telah berlangsung selama satu bulan terakhir, Sabtu (27/12/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Saat berada di Mako Polres Tapteng, Wakapolri menegaskan, pembukaan akses jalan menjadi fokus utama penanganan pascabencana sesuai arahan Kapolri.

“Sesuai dengan perintah Bapak Kapolri, alat berat ini bagian yang menjadi fokus utama kami ya, dalam rangka untuk mempercepat akses-akses (jalan) biar dibuka. Kalau akses-akses dibuka, maka jalur logistik bisa lebih lancar,” ujarnya.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 2,3 Getarkan Tapanuli Tengah Dini Hari

Selain pembukaan akses, Polri juga menyalurkan bantuan sembako untuk lima kecamatan terdampak sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan berlangsung.

Di samping bantuan pangan, Dedi menjelaskan, Polri turut menyediakan fasilitas air bersih melalui pengeboran di 15 titik. Fasilitas tersebut ditempatkan di lokasi pengungsian, rumah ibadah, hingga kantor pelayanan publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan hal yang sangat mendesak dan harus ditangani secara cepat dan menyeluruh agar tidak berdampak pada kesehatan warga terdampak bencana.

Baca Juga : Natal Setelah Bencana: Keteguhan Seorang Pendeta di Tapanuli Tengah

Untuk mendukung kinerja personel di lapangan, Polri juga merencanakan penambahan armada kendaraan operasional.

“Jadi kita perlu penambahan-penambahan lagi nanti untuk beberapa kebutuhan Bhabinkamtibmas, termasuk kendaraan double cabin karena di sini masih ada dusun (desa) yang betul-betul terisolir,” tandasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)