Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Yunani Hadapi Penurunan Demografi akibat Rendahnya Angka Kelahiran dan Peningkatan Lansia

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bulan purnama terlihat melatari Kuil Kuno Poseidon di Cape Sounion, Sounion, Yunani, pada 9 Agustus 2025. (Foto: Xinhua/Marios Lolos)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, ATHENA - Populasi Yunani menyusut lebih dari 400.000 jiwa dalam 13 tahun terakhir yang disebabkan oleh menurunnya angka kelahiran, meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia), dan arus migrasi ke luar negeri, menurut laporan media Yunani pada Sabtu (23/8/2025).

Mengutip penelitian oleh Laboratorium Analisis Demografi dan Sosial di Universitas Thessaly, harian To Vima melaporkan bahwa tren penurunan ini diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa dekade mendatang, dengan jumlah kematian secara konsisten melampaui angka kelahiran dan proporsi penduduk lanjut usia terus meningkat.

Baca Juga : Bacawagub Teguh Santosa Bongkar Cara Sumut Dapatkan Bonus Demografi, Supaya tak Jadi Bencana Demografi

Menurut data Otoritas Statistik Yunani (Hellenic Statistical Authority), Sensus Penduduk dan Perumahan 2011 mencatat jumlah penduduk tetap sebanyak 10.816.286 jiwa. Namun, per 1 Januari 2024, jumlah tersebut diperkirakan turun menjadi 10.400.720 jiwa, mencerminkan penurunan lebih dari 400.000 orang dalam kurun waktu sekitar satu dekade.

Data menunjukkan bahwa pada tahun 2023 Yunani hanya mencatat 72.300 kelahiran, sekitar setengah dari rata-rata tahunan pada periode 1950-an dan 1960-an. Tingkat kesuburan di kalangan wanita yang lahir sekitar tahun 1980 tetap berada di kisaran 1,3-1,4 anak, jauh di bawah tingkat penempatan populasi. Saat ini, hampir 23 persen penduduk berusia di atas 65 tahun, dengan populasi lansia melebihi jumlah anak-anak hampir 1 juta orang.

Baca Juga : Usulan HIPMI Jebol, Jokowi Tetapkan 10 Juni Hari Kewirausahaan: Ingatkan Kawal Bonus Demografi

Penelitian tersebut menjelaskan bahwa penurunan populasi di Yunani mulai terjadi setelah tahun 2011, menyusul krisis keuangan yang memicu kembalinya para pekerja migran dan emigrasi skala besar kaum muda Yunani. Faktor struktural, seperti minimnya peluang karier dan tekanan dalam kepemilikan maupun akses perumahan, semakin memperlemah terbentuknya keluarga baru.

Para peneliti diperingatkan bahwa Yunani sedang menghadapi "tantangan ganda", yaitu generasi muda yang cenderung meninggalkan negara atau menunda untuk memiliki anak. Kedua hal tersebut semakin memperkuat penurunan demografi jangka panjang.

(Zie/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua