Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Militer Israel Lancarkan 20.900 Serangan di Timur Tengah Sepanjang 2025

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 16 September 2025 ini menunjukkan kepala militer Israel Eyal Zamir (kedua dari kanan) di Jalur Gaza. (Foto: Xinhua/IDF)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, YERUSALEM - Militer Israel pada Rabu (31/12/2025) melaporkan telah melancarkan sekitar 20.900 serangan di Timur Tengah sepanjang tahun 2025.

Dari jumlah tersebut, sebagian besarnya adalah menargetkan Gaza, Iran, Suriah dan Lebanon.

Israel terus melakukan pertempuran di berbagai front sepanjang 2025, yang membutuhkan mobilisasi pasukan tambahan.

Militer Israel memanggil sekitar 306.830 pasukan cadangan, termasuk 54.000 pasukan yang sebelumnya telah dibebaskan dari wajib militer, menurut data yang dirilis militer Israel pada akhir tahun 2025.

Baca Juga : Hamas Konfirmasi Kematian Abu Ubaida dan Sejumlah Komandan dalam Perang Gaza

Di Gaza, di mana gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober, pasukan Israel melancarkan sekitar 19.530 serangan, kata militer Israel.

Menurut otoritas kesehatan Gaza, serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 415 orang dan melukai 1.152 warga lainnya sejak 11 Oktober. Sebanyak 71.269 orang tewas akibat tembakan militer Israel sejak Oktober 2023.

Pada Juni, Israel melancarkan operasi militer selama 12 hari terhadap Iran yang dimulai pada 13 Juni, dengan Israel dan Iran saling balas serangan rudal, menandai eskalasi tajam setelah konflik terselubung dan proksi selama bertahun-tahun.

Baca Juga : Upaya Diplomatik Berhasil, Lebanon Klaim Risiko Konflik dengan Israel Menurun

Militer Israel mengatakan pihaknya menyerang sekitar 1.500 lokasi di Iran dan menewaskan 11 ilmuwan nuklir dan 30 pejabat senior, termasuk Hossein Salami, komandan utama Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolution Guards Corps/IRGC) Iran, dan Mohammad Bagheri, kepala staf Angkatan Bersenjata Iran.

Komando Utara Israel melancarkan sekitar 950 serangan, sebagian besar di Lebanon selatan, di mana Israel mengungkapkan pihaknya menargetkan situs-situs Hizbullah meskipun telah diberlakukan gencatan senjata, dan di Suriah, di mana pasukan Israel memasuki wilayah Suriah di puncak Gunung Hermon pada akhir 2024, diikuti dengan berkali-kali melancarkan serangan udara dan darat.

(*/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua