Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Pemerintah Kota Palembang mempercepat pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis (Readiness Criteria) agar Program Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan pada pembangunan Tahap III tahun 2026 melalui rapat pemantapan lintas OPD di Palembang, Sabtu (9/5/2026).
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menyatakan bahwa lokasi pembangunan telah disetujui kementerian terkait, namun terdapat beberapa poin persyaratan yang harus segera dilengkapi guna memulai pembangunan tahun ini.
“Kita menargetkan Palembang bisa masuk pada Tahap III. Lokasi pembangunan sebenarnya sudah disetujui oleh Kementerian Sosial, namun masih ada beberapa poin dalam Readiness Criteria yang harus segera dilengkapi,” ujar Aprizal Hasyim saat memimpin rapat pemantapan bersama tim satuan tugas gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca Juga : Uji Coba Lanjutan CFD Palembang Digelar 3 Mei, Pemkot Pangkas Durasi dan Perketat Penjagaan PKL
Aprizal menegaskan jika pihaknya dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada hari Rabu pekan depan untuk menyerahkan langsung kelengkapan dokumen kepada pemerintah pusat.
Seluruh jajaran OPD terkait diinstruksikan bergerak cepat menuntaskan dokumen pendukung agar proses pembangunan sekolah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu ini dapat dimulai sesuai target.
“InsyaAllah hari Rabu kami ke Jakarta untuk menyampaikan syarat-syarat yang masih kurang. Harapan kita tahun ini pembangunan sudah bisa dimulai,” tegasnya.
Baca Juga : Mulai 15 Mei Buang Sampah Sembarangan di Palembang Didenda Rp500 Ribu
Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Raimon Lauri, mengatakan jika beberapa persyaratan teknis yang sedang difinalisasi meliputi dokumen AMDAL dan ANDALALIN.
Ia menjelaskan setelah berkas tersebut lengkap, dokumen akan langsung diserahkan kepada Satuan Kerja Prioritas dan Direktorat Infrastruktur Dukungan Pendidikan Kementerian PUPR.
“Melalui rapat ini kita ingin seluruh poin yang dibutuhkan segera ditindaklanjuti. Setelah lengkap, dokumen akan langsung kami sampaikan ke Satuan Kerja Prioritas dan Direktorat Infrastruktur Dukungan Pendidikan Kementerian PUPR,” jelasnya.
Raimon optimistis jika seluruh kriteria terpenuhi dalam waktu dekat, pembangunan fisik Sekolah Rakyat yang berlokasi di kawasan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II tersebut dapat berjalan pada pertengahan tahun 2026.
Sekolah ini direncanakan mampu menampung sekitar 1.000 siswa dari kelompok Desil 1 dan Desil 2 dengan fasilitas pendidikan yang diberikan secara cuma-cuma.
“Kita berharap bulan Juni atau Juli nanti seluruh RC sudah selesai sehingga pembangunan Tahap III bisa segera dimulai,” ucap dia.
(Tia/nusantaraterkini.co)
