Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Uji Coba Lanjutan CFD Palembang Digelar 3 Mei, Pemkot Pangkas Durasi dan Perketat Penjagaan PKL

Editor :  hendra
Reporter :  Adetia Purwaningsih
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Jembatan Ampera Palembang, lokasi Car Free Day (CFD). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, PALEMBANGPemerintah Kota Palembang menjadwalkan ulang uji coba lanjutan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Jembatan Ampera pada Minggu, 3 Mei 2026.

Dalam uji coba kedua ini, Pemkot Palembang akan menerapkan skema pemangkasan durasi waktu dan penertiban pedagang kaki lima (PKL).

Langkah ini diambil sebagai respons atas evaluasi uji coba perdana yang memicu kemacetan parah, sehingga diputuskan penutupan jalan kini hanya berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 08.00 WIB.

Baca Juga : Pemkot Palembang Percepat Syarat Administrasi Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III

“Ini untuk meminimalisir kepadatan lalu lintas di titik-titik rawan. Termasuk penjagaan ketat di daerah crowded (ramai) yang dipenuhi PKL (pedagang kaki lima) akan ditertibkan petugas gabungan," ujar Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Kamis (30/4/2026).

Dewa menjelaskan jika penundaan peresmian yang sedianya dilakukan pada 19 April lalu, disebabkan oleh banyaknya keluhan warga mengenai kemacetan saat Jembatan Ampera ditutup.

Untuk mengantisipasi kegagalan rekayasa lalu lintas serupa, Pemkot Palembang telah berkoordinasi dengan pihak Polrestabes untuk menambah kekuatan personel di lapangan, terutama di jalur alternatif seperti Jembatan Musi 4 dan Musi 6.

Baca Juga : Mulai 15 Mei Buang Sampah Sembarangan di Palembang Didenda Rp500 Ribu

"Kita saat adakan coba tahap kedua, akan menambah kekuatan (personel) kita ambil dan sudah bicara dengan Polrestabes untuk lebih banyak," jelasnya.

Selain penambahan personel, fokus utama dalam uji coba tahap kedua ini adalah pengawasan ketat terhadap kantong parkir guna mencegah praktik retribusi ilegal dan pungutan liar.

Wali Kota menekankan bahwa penjagaan tidak hanya fokus pada kelancaran arus kendaraan, tetapi juga memastikan area CFD steril dari pelanggaran aturan oleh pedagang yang tidak tertib.

Baca Juga : Uji Coba Kedua CFD Palembang Lancar, Arus Lalu Lintas Terpantau Terurai

"Penjagaan ketat terutama di jalan alternatif jembatan Musi 4 dan Musi 6," jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto mengakui adanya kekurangan personel pada uji coba sebelumnya yang menyebabkan kegagalan pengaturan lalu lintas di titik-titik krusial.

Dishub memastikan jika optimalisasi pengaturan parkir akan diiringi dengan pengawasan kehadiran PKL agar pelaksanaan CFD mendatang berjalan lebih teratur dan kondusif.

Baca Juga : Sambut HUT Bhayangkara, Polda Sumut Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di CFD

"Memang di titik tersebut (Jembatan Musi 4 dan 6) personel kami kurang, ke depan akan dilakukan penambahan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan," tutupnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co).