Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 4 November 2025

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sejumlah pengunjung di dalam ruangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa positif pada awal pekan. Pada perdagangan Senin (3/11/2025), IHSG ditutup menguat 1,36% ke level 8.275,08, ditopang oleh penguatan sejumlah saham unggulan seperti BBCA, BRMS, dan BRPT.

Berdasarkan data RTI Infokom, sepanjang perdagangan kemarin IHSG bergerak di rentang 8.201–8.282. Sebanyak 353 saham menguat, 291 saham melemah, dan 169 saham stagnan, dengan nilai kapitalisasi pasar meningkat menjadi Rp15.080 triliun.

Saham Unggulan Penggerak IHSG

Baca Juga : IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.000/Dolar AS, DPR Minta Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik 1,47% ke level Rp8.650, sementara PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) melonjak 5,98% ke Rp975 per saham.

Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 6,38% ke Rp3.670 per lembar.

Selain itu, saham BBRI menguat 1,51% ke Rp4.040, PTRO naik 7,35% ke Rp7.300, dan ASII menguat 3,25% ke level Rp6.350 per saham.

Baca Juga : IHSG Anjlok 8,69% dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp922 Triliun

Analisis dan Outlook IHSG

Menurut riset harian MNC Sekuritas, penguatan IHSG disertai volume beli yang meningkat dan pergerakannya berhasil menembus MA20, menandakan peluang lanjutan penguatan jangka pendek.

“IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 8.312–8.354 dengan support di 8.144–8.042 dan resistance di 8.309–8.365,” tulis MNC Sekuritas dalam laporannya, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga : IHSG Diproyeksi Masih Tertekan, Investor Waspadai Risiko Ekonomi dan Aksi Jual Asing

Rekomendasi Saham Hari Ini (4 November 2025)

1. CDIA – Buy on Weakness

CDIA menguat 1,65% ke 1.845, masih berada di rentang MA20 dan MA60 dengan dominasi volume beli. Diperkirakan tengah berada di awal wave C dari wave (B).

Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpeluang Lanjut Naik ke 7.185, Ini Strategi dan Rekomendasi Saham Pilihan

Buy on Weakness: 1.770–1.840

Target Price: 1.915, 2.100

Stoploss: di bawah 1.700

Baca Juga : IHSG Masih Tertekan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

2. INKP – Speculative Buy

INKP naik tipis 0,34% ke 7.475, meski masih berada di bawah MA20. Diperkirakan sedang membentuk awal wave [v] dari wave A.

Spec Buy: 7.325–7.450

Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpotensi Tertekan, Analis Soroti Support Kritis dan Pilihan Saham Menarik

Target Price: 7.800, 8.200

Stoploss: di bawah 7.225

3. KLBF – Buy on Weakness

KLBF terkoreksi 1,96% ke 1.250 akibat tekanan jual, namun masih berpeluang rebound dalam pembentukan wave 2 dari wave (C).

Buy on Weakness: 1.160–1.230

Target Price: 1.310, 1.395

Stoploss: di bawah 1.140

4. TINS – Sell on Strength

TINS turun 6,37% ke 2.500, dengan tekanan jual cukup besar. Diperkirakan tengah membentuk wave (4) dari wave [C], sehingga masih rawan koreksi lanjutan.

Sell on Strength: 2.560–2.600

Target Koreksi: 1.970–2.200

IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini

Pada pembukaan perdagangan Selasa (4/11/2025), IHSG melanjutkan tren positif dengan kenaikan tipis 0,07% atau 5,72 poin ke level 8.280,80 pada pukul 09.02 WIB.

IHSG bergerak di kisaran 8.273,93–8.295,44, dengan 255 saham menguat, 156 saham melemah, dan 229 saham stagnan. Kapitalisasi pasar pun meningkat ke Rp15.089,15 triliun.

Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih akan berada dalam fase konsolidasi penguatan terbatas dengan potensi menguji resistance di area 8.350.

(Dra/nusantaraterkini.co)