Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Revitalisasi BAM Tugu Cempako Telok di Titik Nol Kilometer Rampung, Resmi jadi Ikon Baru Kota Palembang

Editor :  hendra
Reporter :  Adetia Purwaningsih
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bundaran Air Mancur Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam tepat di titik nol kilometer saat peresmian, Minggu (15/3/2026). (Foto: Pemkot Palembang)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, PALEMBANGWali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meresmikan selesainya revitalisasi total Bundaran Air Mancur (BAM) Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam tepat di titik nol kilometer, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Sebagai kota tertua di Indonesia, kita ingin BAM Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel, khususnya Palembang. Revitalisasi ini adalah simbol peradaban yang menegaskan jati diri kita dan memperkuat identitas sejarah sebagai Bumi Sriwijaya yang religius dan berbudaya sekaligus mempercantik estetika pusat kota,” ujar Ratu Dewa dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (16/3/2026).

Proyek yang menjadi ikon baru ini menonjolkan ornamen khas Melayu-Islam, mulai dari ukiran Asmaul Husna, filosofi kelopak bunga sebagai lambang gotong royong, hingga penegasan nama "Palembang Darussalam".

Baca Juga : Sidak Kendaraan di Halaman Kantor, Wali Kota Palembang Temukan Kendaraan Nunggak Pajak 11 Tahun

Dewa menyampaikan apresiasi tertingginya atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam mewujudkan revitalisasi kawasan yang mencakup anjungan, selasar, hingga penataan Jembatan Ampera.

Acara peresmian ini dihadiri pula oleh Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai pemimpin doa menandai babak baru transformasi BAM yang telah berdiri sejak 1970.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan jika peresmian ini adalah wujud nyata ide kreatif kepemimpinan daerah yang didukung penuh oleh anggaran provinsi.

Baca Juga : Mulai 15 Mei Buang Sampah Sembarangan di Palembang Didenda Rp500 Ribu

Ia menegaskan pembangunan ini tidak hanya bertujuan untuk pembenahan fisik, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan mental spiritual masyarakat dengan adanya penanda nama Nabi Muhammad SAW di kawasan tersebut.

“Tempat ini menjadi prasasti bagi langkah baik kita. Ini akan menjadi pengingat bagi lintas generasi bahwa di masa ini pusat kota Palembang berbenah secara signifikan. Kami di tingkat provinsi akan terus mendorong penataan wajah kota ini melalui dukungan anggaran yang nyata, bukan sekadar kata-kata,” katanya.

Deru menegaskan kepada seluruh warga untuk menjaga fasilitas tersebut karena dibangun menggunakan dana publik.

Baca Juga : Ratu Dewa Serahkan Bantuan Sarpras ke 25 Bank Sampah Aktif di Palembang

“Teruslah berkarya Pak Wali dan Pak Wakil Wali Kota. Untuk warga Palembang, saya minta tolong dijaga dan dinikmati keindahan ini, karena fasilitas ini dibangun menggunakan uang masyarakat juga,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co).